METRO

Pemotongan Kemaluan Muhyi, Polisi Periksa Tujuh Saksi

Belum ada saksi yang mengetahui peristiwa pemotongan alat kelamin itu
Kamis, 16 Mei 2013
Oleh : Siti Ruqoyah
Korban pemotongan penis di RSUD Tangerang
VIVAnews - Pihak Kepolisian hingga kini masih mendalami keterangan Abdul Muhyi (22), pemuda asal Depok yang alat kelaminnya dipotong oleh kekasihnya di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan. Korban sendiri masih menjalani perawatan intensif RSUD Tangerang.

Kepala Sub bagian Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Aswin menjelaskan, pengejaran terhadap orang yang diduga sebagai pelaku masih dilakukan.

Tetapi penyidik mengalami kesulitan karena korban malu untuk menceritakan kejadian yang menimpanya itu. "Penyidik sudah beberapa kali meminta keterangan kepada korban, dia sendiri malu jika diselidiki. Tetapi kami tetapi proses meski korban belum melapor ke polisi," kata Aswin saat dihubungi VIVAnews, Kamis 16 Mei 2013.

Aswin menambahkan, beberapa saksi dalam peristiwa ini sudah diperiksa. Dari  keterangan mereka belum ada yang mengarah kepada kejadian, karena tidak ada mengetahui bagaimana alat kelamin Muhyi bisa sampai putus.

Saksi yang diperiksa di antaranya pihak keluarga, teman korban yang diduga bersama saat sebelum kejadian dan satpam Puskesmas.

"Tujuh saksi diperiksa dan belum ada yang tahu. Kami masih mencari saksi lain yang setidaknya melihat korban di lokasi kejadian," kata Aswin.

Peristiwa tragis yang dialami lulusan Pondok Pesantren itu diketahui saat dia mendatangi Puskesmas Pamulang, Selasa 14 Mei 2013 sekitar pukul 04.30 WIB. Perawat kemudian membawa Muhyi ke RSUD Tangerang.

Pihak rumah sakit langsung menghubungi Polsek Metro Pamulang, untuk didata dan diproses. (eh)
TERKAIT
    TERPOPULER
    File Not Found