METRO

Jadi Beking Perbudakan Buruh Tangerang, 2 Aparat Akan Diperiksa

"Memang ada 2 orang, satu anggota kepolisian, satu lagi anggota TNI."

ddd
Senin, 6 Mei 2013, 17:24
Ratusan warga dan buruh berunjuk rasa di depan rumah pemilik pabrik wajan di Sepatan Timur, Tangerang
Ratusan warga dan buruh berunjuk rasa di depan rumah pemilik pabrik wajan di Sepatan Timur, Tangerang (ANTARA/Lucky)
VIVAnews - Dua orang aparat yang diduga menjadi beking dalam kasus perbudakan buruh di Tangerang, akan diperiksa oleh Kepolisian Daerah Metro Jaya.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, Senin 6 Mei 2013, mengungkapkan bahwa kedua orang itu adalah teman dari tersangka Yuli Irawan, pemilik pabrik wajan itu.

"Memang ada 2 orang, satu anggota kepolisian, satu lagi anggota TNI, inisialnya HS dan S, ini adalah teman dari tersangka. Sebelum menjadi aparat itu sudah berteman, setelah menjadi aparat pertemanannya bertambah akrab, dan memang mereka warga situ juga," kata Rikwanto.

Menurutnya, kedua orang aparat ini rutin mengunjungi Yuli antara sebulan atau setengah bulan sekali untuk sekadar mengobrol. Setiap datang berkunjung, keduanya selalu dikasih uang bensin oleh tersangka. "Kemungkinan dimanfaatkan oleh tersangka YI untuk menunjukkan kepada buruhnya saya punya teman, itu bisa saja," ujarnya.

Untuk memperjelas apakah benar kedua orang itu menjadi beking, Polda Metro Jaya akan memanggil keduanya sebagai saksi.

"Kalau persepsi dari buruh bahwa YI ada bekingnya dari aparat, itu boleh-boleh saja. Untuk memastikan hal itu, kami akan panggil dua-duanya, dalam pekan ini akan dilakukan pemeriksaan," ujar dia.

Praktik 'penyekapan' di pabrik kuali di Kampung Bayur Opak RT 03/06, Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Tangerang, terkuak setelah dua buruh yang bekerja di pabrik itu berhasil melarikan diri beberapa hari lalu. Andi Gunawan (20) dan Junaidi (22) kabur setelah 3 bulan dipekerjakan dengan tidak layak.

Para buruh kemudian dipulangkan sejak Sabtu malam kemarin. Pemulangan dibagi ke dalam dua gelombang. Pada pukul 20.00 WIB beberapa buruh yang berasal dari Lampung Utara dan Cianjur dipulangkan dengan menggunakan satu bus dan lainnya dijemput dengan menggunakan kendaraan pribadi. (eh)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
adesaja
07/05/2013
bunuh aja tu YUKI CS daripada hidup bikin sengsara orang, USIR aja tu orang dari kampung halaman buat polisi yg jd beking pecat aja percuma negara mbayar preman berseragam
Balas   • Laporkan
agung73
07/05/2013
Ini kmungkinan besar adanya beking dr instansi kepolisian setempat yg dilaksanakan secara terkordinir,dgn timbal baliknya pihak pengusaha memberikan upeti kpd instansi tsb
Balas   • Laporkan
yonno.nong
06/05/2013
Aparat pasti mencari pembenaran ! Secara logika & bukan rahasia umum lg bila ada "GULA" pasti ada "SEMUT", dimana pada umumnya "SEMUT" perlu setoran untuk atasannya ! Mental2 "SEMUT" selalu mencari perlindungan dan pembenaran dari intuisinya !
Balas   • Laporkan
bodoamat
06/05/2013
setiap ada rumah besar pasti aparat yg sering berkunjung
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id