METRO

Hari Buruh, Ribuan Perusahaan di Bekasi Ubah Sistem Kerja

Karyawan akan mengganti jam kerjanya yang hilang di Hari Buruh ini.
Rabu, 1 Mei 2013
Oleh : Anggi KusumadewiErik Hamzah (Bekasi)
Puluhan ribu buruh dari berbagai serikat pekerja melakukan aksi saat peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di seputar Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Rabu (1/5/2013).
VIVAnews – Ribuan perusahaan di Bekasi, Jawa Barat, melakukan perubahan sistem kerja terkait peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada hari ini, Rabu 1 April 2013. Buruh Bekasi yang seharusnya masuk kerja hari ini, dipersilakan tidak bekerja untuk memperingati Hari Buruh.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Bekasi, Sutomo, mengatakan pengusaha tidak keberatan pekerjanya memperingati May Day. Namun perusahaan meminta kesediaan karyawan untuk mengganti jam kerja mereka yang hilang hari ini. “Kami akan mengganti jadwal hari masuk mereka,” kata Sutomo.

Apindo Kabupaten Bekasi mencatat, ada 2.800 perusahaan yang sepakat untuk memberlakukan hal tersebut. Rata-rata perusahaan itu didominasi oleh Perusahaan Modal Asing (PMA) dan berada di kawasan industri East Jakarta Industrial Park (EJIP), Hyundai, MM2100 Cibitung Bekasi, Lippo Cikarang, Jababeka, serta Delta Mas.

Sejumlah perusahaan yang dominan memberlakukan perubahan sistem kerja terkait May Day itu bergerak di bidang manufaktur. Perusahaan multi glass tidak bisa mengikuti aturan tersebut, sebab perusahaan itu harus melakukan produksi berkelanjutan setiap harinya.

Sejauh ini Apindo belum mendapat kabar adanya rencana sweeping dari serikat buruh. Apindo tidak bisa merinci kerugian perusahaan yang melakukan penundaan produksi. Sutomo hanya mengatakan, pendapatan produksi sekitar 8 jam per hari sekitar Rp 10 miliar. “Kerugian itu akan dibayarkan melalui perubahan sistem kerja,” kata dia.
TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found