METRO

Ahok: Kontraktor Jalan Layang Casablanca Kehabisan Duit

Menurutnya penambahan volume pekerjaan itu di luar rencana.

ddd
Rabu, 24 April 2013, 10:21
Proyek infrastruktur untuk Jalan Layang Non Tol Kampung Melayu-Tanah Abang
Proyek infrastruktur untuk Jalan Layang Non Tol Kampung Melayu-Tanah Abang (VIVAnews/Fernando Randy)

VIVAnews - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengungkapkan dihentikannya pembangunan Jalan Layang Non Tol Kampung-Melayu Tanah Abang di Jalan DR Satrio, Casablanca, Jakarta Selatan, bukan tanpa alasan.

Menurutnya, Rabu 24 April 2013, pengerjaan terpaksa dihentikan karena kontraktor yang membangun jalan itu kehabisan uang. Sementara, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak bisa melakukan pembayaran utang sebesar Rp20 miliar karena ada penambahan volume pekerjaan. Ahok mengatakan, penambahan volume itu di luar rencana, sehingga Pemprov DKI tidak mau menanggung. 

"Bukan kami yang hentikan. Mereka berhenti sendiri. Mereka habis uang, terus nagih pembayaran. Bukan tidak mau bayar, tapi harus jelas kalau mau bayar. Apalagi ada penambahan volume pekerjaan," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta.

Ahok menjelaskan, Pemprov DKI juga mengalami kesulitan membayar utang Rp20 miliar yang ditagih kontraktor itu. Pemprov juga tengah mempelajari penambahan volume pekerjaan yang dilakukan kontraktor bersangkutan.

Pemprov DKI, kata dia, tetap mengacu pada hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang masih dalam proses. Ahok berharap audit ini cepat selesai. Hasil audit akan menentukan kapan keputusan pembangunan bisa dilanjutkan.

Ia memperkirakan hasil audit keluar dua pekan lagi, jadi proses penganggaran, lelang dan pelaksanaan proyek bisa dilakukan bulan Desember tahun ini. Saat ditanya kemungkinan para kontraktor lama terlibat kembali, Ahok mengaku tidak masalah.

"Sayang pembangunan tinggal 17 persen lagi selesai. Siapapun pemenang tender nanti harus bekerja lebih baik. Mau kontaktor lama mau yang baru terserah. Yang penting harus bagus," kata mantan bupati Belitung Timur ini. (umi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
romychan
24/04/2013
Pak Ahok, sikat saja sampai keakar2nya siapun yg terlibat korupsi, krn ini uang rakyat. KPK dan rakyat dibelakangmu.
Balas   • Laporkan
buai | 24/04/2013 | Laporkan
negeri ini sudah sarat oleh KKN. untung ada Pak Jokowi dan Pak Ahok yg bersih dan kompeten. msh ada harapan ternyata.


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com