METRO

Polisi Depok Ungkap Cara Kerja Bandit Penggondol Mesin ATM

Uang di ATM Rp259 Juta. Mereka pakai untuk beli narkoba

ddd
Senin, 22 April 2013, 16:52
Polda gelar barang bukti perampokan
Polda gelar barang bukti perampokan (VIVAnews/Fernando Randy)

VIVAnews - Kepolisian Polda Metro Jaya akhir pekan lalu berhasil mencokok sekelompok bandit penggondol mesin ATM di Depok. Mereka ini, ungkap polisi, tidak segan-segan melukai dan melumpuhkan korban saat beraksi 6 April lalu.

Kepala Satuan Kejahatan Dengan Kekerasan Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Helmi Santika, dalam konferensi pers hari ini mengungkapkan bahwa kelompok itu terlebih dahulu mengikat petugas keamanan. Setelah satpam berhasil dilumpuhkan, mereka kemudian menggondol ATM dengan paksa.

"Mereka membongkar mesin ATM dengan menggunakan linggis, membongkarnya saat mobil sedang berjalan," kata Helmi. Mesin ATM itu berisi uang sebesar Rp259 juta. Uangnya kemudian dibagi, masing-masing pelaku mendapatkan bagian sebesar Rp26 juta.

"Kami juga mengusut ke mana uang digunakan. Ada beberapa digunakan untuk membeli narkoba, jenis sabu," kata Helmi. Penyidik juga mendalami kepemilikan senjata api kaliber 38 buatan Amerika Serikat lengkap dengan empat butir peluru kaliber 38.

Senjata api yang kode kepemilikannya telah dihapus itu milik tersangka Yul. Yul alias Yung disebut berperan sebagai kapten dari kelompok ini. Yul bersama M.Run meninggal dunia setelah dihadiahi timah panas karena mencoba melarikan diri.

Selain menangkap enam orang pelaku yakni; Yul (meninggal), M. Run (meninggal), Ed, Boy, An dan Ded, polisi juga menyita beberapa barang bukti. Di antaranya satu unit brankas ATM BRI, satu pucuk senjata api, empat butir peluru, satu gunting besar, lima buah linggis, satu unit mobil, satu buah samurai serta satu pelat nomor BE-2260-YM.

Terekam CCTV

Para pelaku dijerat pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan yang ancaman hukumannya sembilan tahun penjara.

Komplotan ini merampok sebuah gerai ATM BRI Limo, Depok, 6 April lalu. Aksi mereka ini sempat terekam kamera pengintai CCTV yang berada di dalam ATM tersebut.

Pelaku melakukan aksinya dengan cara membagi dua tim. Tim pertama, berjaga di luar, sedang tim kedua yang berjumlah tiga orang, masuk dan membongkar paksa mesin ATM itu. (ren)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com