METRO

Jokowi dari Dulu Tak Setuju UN Jadi Acuan Kelulusan

Jokowi pun tak ikut memantau pelaksanaan UN. Mengapa?

ddd
Senin, 15 April 2013, 13:22
Kartu Jakarta Pintar, salah satu program Jokowi untuk perluas akses sekolah di Jakarta
Kartu Jakarta Pintar, salah satu program Jokowi untuk perluas akses sekolah di Jakarta (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)
VIVAnews - Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta, Joko Widodo, menyatakan dari dulu tidak setuju konsep Ujian Nasional. Oleh karena itu, Jokowi berpesan, yang penting dalam pelaksanaan UN adalah kejujuran para peserta.

"Saya cuma minta pelajar jujur dalam mengerjakan soal. Ini yang paling penting," katanya di Balaikota, Senin 15 April 2013.

Jokowi mengatakan UN bukan segalanya. "Dari dulu saya tak setuju UN jadi acuan kecerdasan dan kelulusan. UN saya kira hanya bisa dijadikan perbandingan kualitas antar daerah secara nasional," katanya.

Dan itulah alasannya mengapa Jokowi tidak memasang target kelulusan UN di DKI Jakarta. Dia tidak ingin ikut ikutan seperti kepala daerah lain yang sibuk menentukan persentase kelulusan UN. Ia hanya ingin meningkatkan kualitas pendidikan dan kecerdasan pelajar.

"Saya tak buat target 100 persen atau 90 persen. Ini tak jamin kualitas pendidikan. Saya tidak sepakat dengan acuan UN sebagai acuan kelulusan siswa," katanya.

Jokowi bahkan menolak untuk melakukan pemantauan UN ke sekolah. "Mereka kan harus konsentrasi. Saya datang malah mengganggu nanti. Yang pasti sampai saat ini saya tetap pantau," ujarnya.

Ia mengatakan sejak malam tadi hingga siang ini belum ada laporan masalah pelaksanaan UN. Pemda memfasilitasi pelajar yang mengikuti UN. Bahkan pemda membantu para pelajar yang masih merenunggak pembayaran ke sekolah.

Laporan Eka Permadi


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
damaskeda
15/04/2013
Semua kebijakan itu ada sisi positif dan negatifnya, termasuk UN. Ketika ujian sekolah diberlakukan, banyak sekolah yg berlomba-lomba membuat lulus 100%, dan kelanjutannya ternyata rapornya ancur2an.
Balas   • Laporkan
lamto
15/04/2013
SOK TAU AH... MAS JOKO !!
Balas   • Laporkan
zuhar | 15/04/2013 | Laporkan
Ya udah terbukti tahu mas lamto nyatanya banyak yg milih jd pemimpin DKI, sedang kamu jadi apa paling2 kutu kumpret wk wk wk wk...gak jelas


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id