METRO

Bak Film, Aksi Polisi Bekuk Perampok di Tangerang

Polisi keluarkan tembakan peringatan. Lari dengan mobil. Dikejar.
Kamis, 11 April 2013
Oleh : Arfi Bambani Amri
Para pelaku perampokan di sebuah kasus perampokan toko emas di Ciputat

VIVAnews - Aparat Kepolisian Sektor Cikupa Kabupaten Tangerang menembak mati dua dari empat tersangka pelaku perampokan di kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Dua tersangka, Erwin (28) dan Aris (28), tewas di tempat dan dua lainnya, Faisal Effendi dan Hazoma, menyerahkan diri setelah sempat melawan petugas yang menyergapnya.

“Mereka memang sudah lama kami incar," kata Kepala Kepolisian Resor Kota Tangerang, Komisaris Besar Bambang Priyo Andogo. Penyergapan dilakukan, Rabu 10 April, kemarin.

Bambang mengatakan para tersangka merupakan bagian dari "Kelompok Lampung" yang kerap merampok toko. Mereka kerap menjarah toko elektronik, telepon seluler, hingga toko kelontong.

Sementara itu menurut Kapolsek Cikupa Komisaris Brismen Daniel Simanjuntak, komplotan Erwin ini diketahui membobol dan mengurus toko ponsel di Jalan Raya Serang, Cikupa, beberapa waktu lalu.

Sejak itu polisi mengintai mereka. Sekitar pukul 04.00, kata Daniel, polisi mencurigai mobil Xenia berwarna hitam bernomor polisi palsu B 1917 NF yang terparkir di Toko LG, Jalan Raya Serang Km 16,5, Cikupa. Polisi mengintai mereka dari jarak jauh sambil menunggu para pelaku memasukkan barang elektronik ke dalam mobilnya. Setelah barang-barang masuk ke dalam mobil, polisi langsung menyergap mereka.

Melihat polisi datang, para pelaku langsung buru-buru masuk ke dalam mobil dan tancap gas. Mereka menerobos polisi yang sudah mengepung mereka dari depan dan belakang.

Namun, alih-alih menghentikan kendaraan, pelaku menabrak petugas yang mengepung mereka. Seorang polisi, Aiptu Ngadiyo, terjatuh dan mengalami luka lecet di bagian lengan. Kendaraan roda dua yang dikendarainya ringsek.

Polisi yang tidak mau melepas buruannya melepaskan tembakan ke arah ban mobil lalu melepaskan tembakan di sebelah kanan kendaraan yang digunakan para pelaku. Meski ban sebelah kena kempis, para pelaku tetap berusaha kabur. “Sempat terjadi kejar-kejaran antara polisi dan pelaku,” ujarnya.

Mobil berhenti, pelaku ke luar dan berusaha lari sambil membawa golok. Polisi akhirnya melepaskan tembakan peringatan. Karena tidak digubris, akhirnya polisi melepaskan tembakan ke arah perampok yang menyebabkan Erwin dan Aris tewas. Melihat kedua rekannya tersungkur, kata Daniel, Fasial dan Hazoma menyerah.

Dari tangan pelaku polisi menyita satu unit mobil Xenia bernomor palsu B 1971 NF dan bernomor asli B 1718 IN, enam buah linggis, satu golok, empat kunci leter T, dua gembok, empat LCD merek LG, dan satu DVD LG. (Laporan: Nurkhavifah, Tangerang | umi)

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found