METRO

Tiba di Markas Kopassus, Jokowi Disambut Pekikan

Gubernur DKI itu menggelar pertemuan tertutup dengan Danjen Kopassus.

ddd
Jum'at, 5 April 2013, 08:39
Jokowi menyambangi Markas Kopassus.
Jokowi menyambangi Markas Kopassus. (VIVAnews/Zahrul DarmawanZahrul Darmawan (Depok))
VIVAnews – Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengunjungi Markas Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di Cijantung, Jakarta Timur, Jumat 5 April 2013. Setibanya di Markas Kopassus, Jokowi mendapat sambutan hangat.

Jokowi tiba di markas itu sekitar pukul 08.00 WIB dengan pengawalan aparat. Ketika turun dari mobil dinasnya, Jokowi langsung disambut Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus, Mayjen TNI Agus Sutomo, beserta jajarannya. Jokowi lantas menyalami mereka satu per satu dari mereka.

Usai bersalaman, perwakilan Kopassus melakukan sesi foto bersama di halaman lapangan Markas Kopasus. Saat berfoto itu, para anggota Kopasus ramai-ramai berteriak membahana “Jokowi... Jokowi... Jokowi.” Jokowi hanya tersenyum.

Ia memasuki kantor Kopassus dan melakukan pertemuan tertutup dengan Danjen Kopassus. “Setelah pertemuan ini kami akan tinjau Tempat  Pengelolaan Sampah Terpadu dan ke Kali Ciliwung naik perahu,” kata Jokowi.

Jokowi menyambangi Markas Kopassus untuk meninjau aksi kali bersih sekaligus bersilaturahmi. Ini adalah kali pertama ia berkunjung ke Markas Kopassus, dan sudah direncanakan sejak minggu lalu. Jokowi ingin melihat cara pembersihan sungai yang dilakukan Kopassus, supaya dapat diterapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai salah satu antisipasi pencegahan banjir.

“Saya mau lihat cara-cara pembersihan sungai ala Kopassus,” kata Jokowi. Pembersihan sungai ini terkait prorgram karya bakti di Jakarta yang melibatkan Kopassus, Marinir, Kodam, dan instansi militer lainnya yang berkompeten. (adi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
masharyo
05/04/2013
gak usah disangsikan lg TNI emang dihati rakyat, gak tau sy p SBY kok bs komentar ky gt entah siapa yg bisikin mungkin eyang subur kali, bgitu jg program bersih" kali DKI dijamin rakyatpun akan patuh dan akan dijaga kesinambungan, krn preman g brn msk lg
Balas   • Laporkan
tegalkamulyan
05/04/2013
ternyata kasus LP Cebongan membuka keresahan,ketakutan masyarakat akan PREMAN,ketika Perang untuk sebuah KEMERDEKAAN rakyat takut keluar rumah karena ada PENJAJAH sekarang setelah MERDEKA rakyat takut resah karena ada PREMAN, terus kemana KEMERDEKAAN itu
Balas   • Laporkan
tegalkamulyan
05/04/2013
ternyata kasus LP Cebongan membuka keresahan,ketakutan masyarakat akan PREMAN,ketika Perang untuk sebuah KEMERDEKAAN rakyat takut keluar rumah karena ada PENJAJAH sekarang setelah MERDEKA rakyat takut resah karena ada PREMAN, terus kemana KEMERDEKAAN itu
Balas   • Laporkan
robocop
05/04/2013
Preman2 pada sok jagoan, sok galak terbukti berani melawan dan membunuh polisi dan tni , karena hukumannya cuma dipenjara doank, malah enak dapat makan tidur gratis di penjara, PREMAN baru takut kalau langsung dihukum mati, ditembak atau dibakar hidup2.
Balas   • Laporkan
robocop
05/04/2013
Preman2 pada sok jagoan, sok galak terbukti berani melawan dan membunuh polisi,tni .. karena hukumannya cuma dipenjara doank, malah enak dapat makan tidur gratis di penjara, PREMAN baru takut kalau langsung dihukum mati, ditembak atau dibakar hidup2.
Balas   • Laporkan
babi-ngepet
05/04/2013
TITIP SATU, FPI JUGA BRANGUS!!!!!!!!
Balas   • Laporkan
denny.setiawan.021282
05/04/2013
WOI KOMENTAR YG REALISTIS!! MEMBASMI PREMAN BUKAN DENGAN CARA2 YG SALAH KLO CARA SEPERTI INI MALAH MASYARAKAT TIDAK RESPEK TERHADAP TNI.BANYAK CARA YG LEBIH MANUSIAWI DAN BENAR
Balas   • Laporkan
setiawan1618 | 05/04/2013 | Laporkan
preman yang suka membunuh, memperkosa, mengedarkan narkoba meracuni generasi muda....harus di basmi dengan ditembak kepalanya...., cara apa yang lebih manusiawi, mereka aja ga menganggap orang lain manusia.....jangan bego gitu...., kalo keluargamu yang ja
meymey170 | 05/04/2013 | Laporkan
cara apa gan? dilatih menjahit? pertukangan? yang ada preman kalau sudah menikmati uang tanpa kerja sulit tobatnya. ga ada 10 % preman yang tobat sehabis dibina, ujungn2nya balik lagi...yang bagus ya dimusnahkan nanti juga ilang sendiri yang mau coba2 pre
husst | 05/04/2013 | Laporkan
betul pak denny
baronbageur
05/04/2013
Premanisme = Koruptor, Pantasnya di SUNTIK MATI.
Balas   • Laporkan
embahnegara
05/04/2013
Berantas juga segala preman di Indonesia. Hidup Kopassus! Persetan dengan kasus cebongan!
Balas   • Laporkan
agunging | 06/04/2013 | Laporkan
YG ANEH TUHH ANDA DENYY, KELIATANX DENYY INI BPKNYA PREMAN TANAH ABANG YAAA
denny.setiawan.021282 | 05/04/2013 | Laporkan
orang ANEH !! cara2 yg salah kok dibela?? salah tetap salah tidak bisa jadi benar
robocop
05/04/2013
SEKALIAN PEMBERSIHAN PREMAN2 DI JAKARTA, KELOMPOK JOHN KEI, HERCULES, RIZIEQ SHIHAB !
Balas   • Laporkan
supercenang | 05/04/2013 | Laporkan
SETUJU!!...tembak di tempat aja tuh preman2,kaya PETRUS...ANJEEENGG!!!
ptravinc | 05/04/2013 | Laporkan
Se7, kalau perlu se8, 9 jg boleh,, Hidup Jokowi, Hidup Kopassus, Mati Preman, Mati FPI


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com