METRO

Dianggap Hina Ahok, Farhat Abbas Diperiksa Polisi

Dia dilaporkan setelah kicauannya di Twitter dianggap menghina Ahok.

ddd
Kamis, 4 April 2013, 11:25
Farhat Abbas
Farhat Abbas (Rizky Sekar Afrisia/ Vivanews)

VIVAnews - Penyidik Subdit Cyber Crime, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menyelidiki kasus dugaan penghinaan terhadap etnis tertentu, yang dituduhkan kepada Farhat Abbas. Pria yang berprofesi sebagai pengacara itu dilaporkan setelah kicauannya di Twitter dianggap menghina Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Hari ini, Kamis 4 April 2013, Farhan dipanggil penyidik untuk diminta keterangannya atas laporan tersebut. "Dia sudah hadir untuk diperiksa, baru datang sekitar 5 menit yang lalu. Awalnya dia memberitahu berhalangan hadir, tetapi datang juga, "ujar Kasubdit Cyber Crime, Ajun Komisaris Besar Audie Latuheru saat dihubungi VIVAnews. Menurut Audie, saat ini Farhat sedang diperiksa terkait data awal.

Seperti diberitakan sebelumnya, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) melaporkan Farhat Abbas ke Polda Metro Jaya terkait pernyataan Farhat dalam akun Twitternya @farhatabbaslaw.

Melaui akun itu pada 9 Januari 2013, Farhat Abbas berkicau, "Ahok sana sini protes plat pribadi B 2 DKI dijual polisi ke orang umum katanya! Dasar Ahok plat aja diributin! Apapun platnya tetap Cina!"

Ketua Umum PITI, Anton Medan, mengatakan kicauan Farhat merupakan pernyataan kebencian terhadap etnis Cina. "Seharusnya pendapat Farhat Abbas terkait plat nomor DKI 2 tidak perlu menggunakan kata Cina dengan penekanan menggunakan tanda seru," ujar Anton di Mapolda Metro Jaya, beberapa waktu lalu.

Farhat Abbas dilaporkan telah melakukan tindak pidana pasal 4 huruf b angka 1 UU ni 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, kemudian pasal 28 ayat 1 jo pasal 45 ayat 2 UU no 11 tahun 2008 tentang ITE. (eh)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
coba2an
04/04/2013
pengacara...!?kasian deh kliennya pasti kalah aja di pengadilan......wakakakakakaka
Balas   • Laporkan
ba_rata
04/04/2013
emang si farhat itu bangzat !
Balas   • Laporkan
kangdeis
04/04/2013
klo mo nyalonin jd CAPRES hrs punya wibawa jgn tebar kebencian klo tebar pesona sah2 saja BAS...!!!!
Balas   • Laporkan
grd1589
04/04/2013
duh ni sampah siapa sih... kok ga dibuang ditempatnya. jgn ngotorin bhinneka tunggal ika oi.
Balas   • Laporkan
mgm11
04/04/2013
ini pengacara GENDENG !! mau jadi presiden tapi rasis....mendingan SUMPAH POCONG dulu dehh wkwkwkwkwkwkwkw
Balas   • Laporkan
schopfersid | 04/04/2013 | Laporkan
manteppp setuju guee bro


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com