METRO

Sopir Livina Maut Terancam 12 Tahun Penjara

Terdakwa sengaja mengemudikan kendaraan yang membahayakan nyawa orang.

ddd
Selasa, 26 Maret 2013, 19:15
Tersangka kecelakaan Livina maut, Andhika Pradikta mengikuti rekontruksi
Tersangka kecelakaan Livina maut, Andhika Pradikta mengikuti rekontruksi (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)
VIVAnews - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menggelar sidang perdana kasus kecelakaan maut di Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan dengan terdakwa Andhika Pradipta, pengemudi Grand Livina yang menabrak sejumlah kendaraan hingga menewaskan dua orang dan lima orang luka-luka.

Sidang yang mengagendakan pembacaan dakwaan Jaksa Penuntut Umum itu dipimpin oleh Majelis Hakim Matius Samiadji. 

Dalam dakwaannya, Jaksa Arya wicaksana mendakwa Andhika dengan Pasal berlapis.  Andhika didakwa melanggar Pasal 311 ayat (5) UU No. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman hukuman maksimal 12 penjara dan denda paling banyak Rp24 juta.

"Terdakwa dengan sengaja mengemudikan kendaraan bermotor dengan cara atau keadaan yang membahayakan bagi nyawa atau barang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia," kata Jaksa Arya saat membacakan dakwaan di PN Jakarta Selatan, Selasa 26 Maret 2013.

Selain itu, Jaksa juga mendakwa Andhika dengan Pasal lainnya, yaitu Pasal 311 ayat 4 dengan ancaman penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp20 juta. 

Kemudian Pasal 311 ayat 2 dengan ancaman penjara paling lama dua tahun dan denda paling banyak Rp4 juta. Terakhir, pria 23 tahun itu juga didakwa melanggar Pasal 312 dengan ancaman tiga tahun penjara dan denda paling banyak Rp75 juta.

Sebelumnya Andhika diketahui mengemudikan kendaraannya dengan brutal pada Kamis 27 Desember 2012 dini hari. Dia menabrak sejumlah kendaraan lain yang ada di depannya.  Akibat peristiwa itu, 5 orang mengalami luka-luka dan 2 orang tewas. (umi)


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
b.label80
27/03/2013
ini para penyengara negara ngak punya kemaluan lagi.....beda banget sama anak mentri...yg katanya mo calon preseden 2014..
Balas   • Laporkan
kecacil
26/03/2013
harusnya di hukum percobaan 5 bulan aja,kayak si itu tu..kan jumlah korbannya sama2 2 orang..
Balas   • Laporkan
belakebenaran | 27/03/2013 | Laporkan
mohon maaf dihukum segitu krn bukan anak anu


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id