METRO

Guru Paksa Siswi SMA Berbuat Asusila di Tempat Wisata

Kasus ini terjadi sebanyak empat kali sejak Juni 2012 tahun lalu.
Jum'at, 1 Maret 2013
Oleh : Eko Priliawito
MA siswi SMA 22 Utan Kayu, Jakarta Timur, yang menjadi korban tindakan asusila.
VIVAnews - MA, siswi kelas 3 SMA di salah satu sekolah negeri di Jakarta Timur dipaksa melakukan oral seks oleh guru bernisial T (46) hingga empat kali.

"Seharusnya sekolah menjadi garda terdepan dalam melindungi anak dari semua kejahatan," kata Ketua Komnas Perlindungan Anak, Ariest Merdeka Sirait, Jumat, 1 Maret 2013.

Menurut Arist Merdeka, MA diminta melakukan oral seks hingga empat kali. Kejadian awal berlangsung di tempat wisata di Jakarta Utara pada Juni 2012. Tiga kejadian lain berlangsung satu bulan kemudian di Bogor dan rumah T di kawasan Bekasi.  "Guru tersebut mengancam MA. Salah satunya adalah mengenai hasil nilai Ujian Nasional yang jelek," katanya.

Bahkan yang lebih menyedihkan, pada suatu kesempatan MA diturunkan di jalan dan diberi uang Rp50 ribu untuk ongkos pulang.

Kasus ini terungkap setelah MA merasa jiwanya mulai terancam. Kasus ini kemudian diceritakan guru lain yang bernisial Y. Setelah dikomunikasikan dengan keluarga korban akhirnya kejadian tersebut dilaporkan ke Komnas Perlindungan anak. Setelah itu, kasus ini dilaporkan ke Polres Jakarta Timur.

"Karena kasusnya terjadi di berbagai tempat, maka kasus ini dilimpahkan ke Polda Metro Jaya," kata Kapolres Jakarta Timur, Komisaris Besar, Mulyadi Kaharni.

Kasus ini sudah ditangani Polda Metro Jaya. Guna mengetahui fata dan kronologi kejadian, polisi saat ini sedang berkoordinasi dengan Komnas Perlindungan Anak.

TERKAIT
    TERPOPULER
    File Not Found