METRO

Soal Farhat Abbas, Anton Medan Temui Ahok

Meski minta maaf, tetapi tidak akan mempengaruhi proses hukum.

ddd
Jum'at, 11 Januari 2013, 15:20
Anton Medan
Anton Medan (VIVAnews/Muhamad Solihin)

VIVAnews - Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Anton Medan, menemui Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama alias Ahok, terkait laporan terhadap Farhat Abbas atas dugaan tindakan diskriminatif terhadap salah satu etnis.

"Saya mau bertemu dengan beliau (Ahok), jangan sampai bangsa kita terpuruk hanya karena masalah ras dan diskriminasi," kata Anton Medan di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat, 10 Januari 2013.

Walau Farhat dikabarkan telah meminta maaf kepada Ahok atas perkataannya yang dianggap rasis tersebut melalui twitter, Anton memastikan permohonan maafnya tersebut tidak akan memengaruhi proses hukum.

"Dia minta maaf sama Ahok, ya Alhamdulillah. Kan bagus tuh. Tapi ingat, orang Cina bukan hanya Ahok. Kalaupun minta maaf,  saya maafkan, tapi proses hukum tetap jalan," ujar Anton.

Ia sendiri telah melaporkan Farhat atas tindak pidana Pasal 4 huruf b angka 1 UU No 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, kemudian Pasal 28 ayat 1 jo Pasal 45 ayat 2 UU no 11 tahun 2008 tentang ITE.

Anton menegaskan, laporan terhadap Farhat Abbas tersebut dilakukan agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi. Apalagi tindakan tersebut dilakukan melalui media sosial.

"Dalam Al Quran jelas, tidak  ada Batak, Sunda, Jawa dan Arab sekalipun. Tidak ada beda Arab dan bukan Arab," katanya. (eh)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
brandnews
18/01/2013
Orang yang kayak gini mau nyalon capres bisa ngerusak rasa nasionalis negara.. baru mau nyalon dah bikin sensasi. mau jadi presiden ngerusak citra di mata rakyat. wah kelauut aja deh bisa rusak nih negara ma orang kayak gini..
Balas   • Laporkan
komisitiga
12/01/2013
Yang Kayak Gini Nyalon Capres ?Bagusan Jadi Mucikari aja. Pekerjaan pengacara.Kelakuan gak lebih pinter dari Bandit Kacangan.begitu dituntut ngaku gak tau.Farhat itu memang cocok moralnya sama si Oma irama.ato Cs nya si Ngaceng. sesama Provokator Rasis.
Balas   • Laporkan
jhonny.wu
12/01/2013
Haiiyaa...farhat ahh...Loe orang memang boloh lah...kalo loe dtang sumatera...loe ku buat jadi belacan loh.....
Balas   • Laporkan
brendha
11/01/2013
apakah ini akan mjd awal perang etnis....? semua pihak hrs menahan diri, bisa memantik api yg lbh besar.
Balas   • Laporkan
drazillo
11/01/2013
Kalo yang gini FPI diam, coba urus selangkangan FPI maju
Balas   • Laporkan
rasya_krpd
11/01/2013
farhat ??? masih belum sembuh juga ternyata .. ikut berduka dah ..
Balas   • Laporkan
penonton1
11/01/2013
abbas ngomong sech maaf, tapi di twit maci laen, maci gonggong soal SARA.
Balas   • Laporkan
ba_rata
11/01/2013
maju terus bang anton medan . setuju dgn pernyataan bang anton medan proses hukum harus tetap jalan.
Balas   • Laporkan
lamto
11/01/2013
Sebaiknya semuanya instropeksi diri lah....
Balas   • Laporkan
kaixa_kun
11/01/2013
siapapun itu orangnya, dgn latar belakang apapun..klo udah menghina/ menyinggung SARA ada baiknya minta maaf secara personal & proses hukum bila perlu
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id