METRO

Jokowi Resmi Luncurkan "Kartu Jakarta Pintar"

Tercatat 3.046 siswa menerima kartu berbentuk ATM Bank DKI ini.

ddd
Sabtu, 1 Desember 2012, 10:26
Siswa memegang
Siswa memegang (VIVAnews/Oscar)

VIVAnews - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, resmi meluncurkan Kartu Jakarta Pintar (KJP), Sabtu 1 Desember 2012. Peluncuran kartu yang berbentuk ATM Bank DKI ini diluncurkan di SMA Yappenda, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Kartu Jakarta Pintar dengan ini resmi saya luncurkan dan langsung bisa digunakan," kata Jokowi dalam sambutannya.

Jokowi menyerahkan KJP secara simbolis kepada sejumlah siswa. Dia mengatakan, kartu ini diberikan kepada siswa tidak mampu yang bersumber dari dana Rawan Putus Sekolah yang ada di masing-masing suku dinas pendidikan di lima wilayah kota dan Kabupaten Kepulauan Seribu.

"Sekarang kan baru membenahi sistem. Nanti kalau sudah semuanya, akan menginduk pada Kartu Jakarta Pintar. Pertama, ini sangat simpel dan sederhana. Yang kedua, dipegang langsung oleh siswa," kata mantan Wali Kota Solo itu.

Menurutnya, usai KJP ini dibagikan merata seluruhnya, Pemerintah Provinsi DKI akan memantau penggunaannya. Jika tidak digunakan sesuai dengan kebutuhan, bisa saja KJP yang dipegang siswa ditarik kembali.

"Nanti kami sampling, apakah uang itu dipakai untuk beli seragam, beli kebutuhan lainnya untuk sekolah atau tidak. Kalau tidak sesuai aturan akan dicabut," ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan DKI, Taufik Mulyanto, menerangkan KJP ini merupakan ATM rekening Bank DKI. Di mana masing-masing siswa mendapat bantuan biaya pendidikan sebesar Rp240 ribu per bulan. "Biaya itu untuk membantu para siswa memenuhi segala bentuk kebutuhan pendidikannya," ujar Taufik.

Secara total jumlah penerima KJP terus bergerak dalam beberapa hari ini. Dinas Pendidikan melansir ada 3.008 siswa miskin di jenjang pendidikan menengah SMA/SMK yang akan menerima KJP. Namun hari ini, jumlahnya bertambah. Data terakhir tercatat penerima KJP ada di angka 3.046 siswa.

Itu terjadi karena ada penambahan sekolah, yang awalnya hanya 111 sekolah, menjadi 113 sekolah. Jumlah itu berasal dari 15 sekolah negeri dan 98 sekolah swasta.

Untuk diketahui, sepanjang tahun ini Pemerintah Provinsi DKI akan memberikan KJP kepada 10.406 siswa SMA dan SMK. Selain di SMA Yappenda, Jokowi juga secara simbolis memberikan KJP di SMA Paskalis, Kemayoran, Jakarta Pusat.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
bedhon
01/12/2012
Tujuannya baik! Management-nya transparant! Penerima KJP harus memanfaatkan dengan baik. Tidak ada alasan lagi tdk bisa sekolah karena biaya. TIDAK ADA LAGI TAWURAN DI JALANAN!
Balas   • Laporkan
rasya_krpd
01/12/2012
satu persatu janji ditepati ... tunggu terus kelanjutannya .. semoga tidak direcoki orang yang sirik .. rakyat di belakang Jokohok ..
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id