METRO

Kelakuan Bejat Ari Wibowo, Jual Istri Hingga Siksa Anak Kandung

Tetangga sering mendengar keributan di rumah Ari.
Rabu, 7 November 2012
Oleh : Aries SetiawanDarmawan (Depok)
Rumah tinggal suami yang menjual istrinya

VIVAnews - Sungguh bejat perilaku Ari Wibowo (40). Dia tega menjual istrinya, Rs, ke lelaki hidung belang demi uang Rp300 ribu. Bukan hanya itu, Rs dan anak-anaknya juga kerap dianiaya oleh penggemar minuman beralkohol itu.

Koordinator Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3), Amirudin menuturkan, dari hasil investigasi pihaknya, perilaku Ari Wibowo semakin bejat setelah mertuanya, yang tak lain adalah ibu kandung Rs meninggal dunia.
           
"Setelah mertuanya meninggal si Ari ini semakin tak karuan. Semua benda di rumah (milik mertuanya) habis dijual," kata Amirudin, Selasa 6 November 2012.

Amirudin menjelaskan, sejak dua tahun tinggal di Komplek BNI, Bedahan, Sawangan Depok, tetangga sering sekali mendengar keributan di rumah Rs. Menurut para tetangga, yang paling sering disiksa oleh Ari adalah Al, anak pertama mereka yang berusia 10 tahun. Si bungsu Nd, 4 tahun, juga tak luput dari siksa ayah bejat itu.

Karena sering mendapat perlakuan kasar dan berkali-kali diancam akan dibunuh, tetangga pun sering menyembunyikan bocah malang itu. Beberapa tetangga terdekat seperti, Sudiono adalah orang yang paling sering memberi perlindungan kepada Al.

"Al bahkan sempat memergoki ayahnya membawa sang ibu untuk bertemu dengan om-om. Setelah uang Rp300 ribu di tangan, si ibu langsung di bawa oleh pria tersebut," jelasnya.

Tak hanya itu, Ari juga seperti memiliki kelainan seksual. Dia pernah mengajak istrinya untuk melakukan threesome (aktivitas seks bertiga) dengan pekerja seks komersial (PSK) yang sudah di bawa ke rumahnya. "Namun ditolak oleh Rs. Rs memilih untuk kabur," katanya.

Meskipun sudah berulang kali dinasehati warga untuk meninggalkan Ari, namun Rs memilih untuk terus bersama. Rs mengaku, seburuk apapun kelakuan Ari, ia tetap suaminya. Dan ia tak ingin hidup bergantung pada saudara-saudaranya.

"Namun kali ini sudah berbeda. Bu Rs sudah tak tahan. Yang saya tahu sekarang kasusnya ditangani polisi," kata Amirudin.

Sementara itu, Kapolresta Depok Komisaris Besar Mulyadi Kaharni mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut. Ari saat ini sudah diamankan di Mapolresta Depok. "Saat ini keterangan saksi dan korban sedang kami dalami sambil menunggu hasil visum," ucapnya. (sj)

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found