METRO

Polisi: Tidak Ada yang Menyuruh Novi Buka Baju

Tiba di Polsek, Novi dalam keadaan labil sehingga menabrakkan diri.
Kamis, 25 Oktober 2012
Oleh : Desy Afrianti, Siti Ruqoyah
Novi Amalia pengendara Honda Jazz diperiksa di Polsek Taman Sari

VIVAnews - Beredarnya foto Novi Amalia, 25, tersangka kasus kecelakaan lalu lintas di kawasan Jakarta Barat membuat banyak orang berspekulasi. Di antaranya Novi diduga disuruh membuka bajunya saat turun dari mobil Honda Jazz merah B 1864 POP.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Komisaris Besar Suntana menegaskan, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi dan anggota polisi untuk mengetahui kronologi kejadian hingga akhirnya Novi diamankan di Polsek Metro Taman Sari.

"Yang semula bilang ada yang ditelanjangi, setelah kami tanya memang saksi itu tidak melihat langsung. Rekan media yang datang ke TKP juga melihat kalau Novi keluar dari mobil sudah tidak pakai baju. Tidak ada yang menyuruh dia membuka bajunya," kata Suntana, Kamis 25 Oktober 2012.

Menurut dia, tiba di Polsek, Novi dalam keadaan labil sehingga menabrakkan diri ke kaca, meja dan kursi. "Jadi jika ada yang mengatakan Novi sempat dilecehkan, itu tidak terbukti, karena tidak ada yang melakukan hal tersebut," katanya.

Kapolsek Metro Taman Sari, Komisaris Maulana Hamdan, menambahkan, dalam kondisi marah dan labil, dia diborgol agar tidak menyerang dan membahayakan orang di sekitarnya. Ketika itu masyarakat melempari dan menimpuk. Akhirnya, kata dia, model majalah lelaki dewasa itu diamankan ke Polsek.

"Ketika sampai di Polsek, kami langsung meminta polwan untuk menangani. Dia juga memerintahkan agar polwan didampingi oleh petugas lainnya, sampai akhirnya Novi dipakaikan baju yang berwarna kuning itu," jelas dia.

Saat ini polisi masin menyelidiki kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan tujuh orang luka-luka tersebut. Meski saat ini Novi masih menjalani rehabilitasi di RSKO.

"Tindakan itu tidak menghapus perbuatan yang dilakukannya. Kami terus berkoordinasi dengan RSKO untuk dapat memeriksa tersangka dan meminta pertanggung jawaban perbuatannya," ucap Besar Suntana.

Novi diketahui memakai narkotika jenis ekstasi dan minum alkohol Chivas saat mengendarai mobilnya. Kata Suntana, Novi juga sempat melanggar lalu lintas di tempat yang sama dengan membawa kendaraan secara zig-zag.

Polisi akan berkoordinasi dengan Polsek Metro Jatinegara mengenai informasi yang menyebut Novi menabrak dan sempat direhabilitasi. "Sudah dipastikan dia pernah melanggar lalu lintas dengan menabrak orang di wilayah Polsek Jatinegara dan di daerah Cirebon," jelas Suntana.

Novi ditetapkan sebagai tersangka kasus kecelakaan lalu lintas. Dia disangkakan pasal 311, 312 UU Lalu lintas dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (eh)

TERKAIT
    TERPOPULER
    File Not Found