METRO

Komnas HAM: Polisi Harus Jelaskan Foto Bugil Novi di Polsek

Isu yang saat ini berkembang menyudutkan kepolisian.
Jum'at, 19 Oktober 2012
Oleh : Eko Priliawito, Siti Ruqoyah
Foto Novi Amalia di Polsek Taman Sari, Jakarta Barat, yang beredar di media sosial.

VIVAnews - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memastikan bahwa foto nyaris bugil Novi Amelia diambil saat model 24 tahun itu berada di ruang pemeriksaan Polsek Taman Sari, Jakarta Barat.

Ramai beredar di media sosial dan BlackBerry Messenger sejumlah foto Novi hanya mengenakan bra biru toska dan celana pendek dengan motif kuning-putih. Dengan rambut awut-awutan dan wajah kuyu tanpa senyum, Novi berdiri dan tergeletak di sofa hijau. Dia seperti sedang berpose laiknya seorang model. Kedua lengannya terborgol di belakang. Dan di salah satu foto, astagfirullah, bagian intim tubuhnya bahkan tampak jelas.

Wakil Ketua Komnas HAM, Joseph Prasetyo, menyesalkan peristiwa ini. Menurut dia, ruangan penyidik seharusnya steril. Dia mendesak Polri untuk menyelidiki tersebarnya foto-foto bugil model majalah pria dewasa itu. Ini penting, karena menurut dia isu yang saat ini berkembang luas di publik menyudutkan kepolisian.

"Kami secara resmi menerima komplain dari Wakil Ketua Komisi III, Nazir Jamiil, terkait penyebaran foto Novi di jejaring sosial. Selain itu, ada petisi dari kelompok perempuan meminta jajaran Polri menjelaskan hal ini. Jangan sampai ada prejudice kepada polisi," kata Adi Prasetyo di Polda Metro Jaya, Rabu, 17 Oktober 2012.

Selain itu, masih kata Adi, agen modelling tempat Novi bekerja juga mengadukan hal yang sama kepada Komnas HAM. Karena itu, Komnas HAM merasa perlu memastikan polisi menjalankan prosedur pemeriksaan dan penahanan yang benar terhadap Novi.

Kapolsek Taman Sari, Jakarta Barat, Komisaris Pol. Maulana Hamdan, membantah ada keterlibatan pihaknya dalam pemotretan dan penyebaran foto-foto tak senonoh itu. Dia menegaskan justru dia dan anak buahnya sejak awal telah berupaya menghindarkan Novi dilecehkan. "Kami berupaya mengamankan yang bersangkutan karena hanya mengenakan baju dalam saja, sementara banyak masyarakat. Namun, kami tidak bisa menghalangi kamera masyarakat," katanya. Penjelasan selengkapnya Maulana bisa dibaca di tautan ini.

Novi adalah pengendara Honda Jazz yang menabrak tujuh pejalan kaki di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta, pada 11 Oktober 2012 lalu. Dia positif dinyatakan mengkonsumsi obat terlarang ekstasi, juga didiagnosis stres. (sj)

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found