Penumpang: Menhub Harus Turun Tangan Soal Naiknya Tarif KRL

Uji Coba Kereta KRL Commuter Line
Sumber :
  • VIVAnews/Muhamad Solihin

VIVAnews - Komunitas pengguna kereta KRL Jabodetabek, KRL Mania, berharap PT KAI menunda kenaikan tarif Rp2.000 yang dianggap sangat memberatkan masyarakat. Menurut moderator, KRL Mania, Nurcahyo, selain ditentang banyak pengguna kereta, sejumlah pihak juga cenderung tidak sepakat dengan kenaikan tarif KRL.

"Mulai Menteri Perhubungan, Menteri BUMN, anggota Komisi V DPR RI, Gubernur Jawa Barat, Komas HAM dan banyak lagi yang cenderung tidak sepakat dengan kenaikan tarif KRL," kata Nurcahyo seperti ditulis dalam rilis yang diterima VIVAnews.

Selain itu, YLKI, Masyarakat Transportasi Indonesia, Asosiasi Penumpang Kereta, termasuk kalangan akademisi seperti BEM UI dan sejumlah lembaga lain juga tidak setuju kenaikan tarif KRL.

Karena itu, menurut Nurcahyo, dukungan dari pengguna KRL untuk menolak kenaikan tarif tanpa kejelasan jaminan peningkatan keselamatan dan kenyamanan pelayanan juga telah terlihat. Survei yang digunakan PT KAI dengan melibatkan satu lembaga yang dipilihnya, LM FEUI, juga dianggap tidak menggambarkan aspirasi penumpang.

KRL Mania pun mendesak Menteri Perhubungan, EE Mangindaan,  Dirjen Perkeretaapian, Tundjung Inderawan, Menteri BUMN, Dahlan Iskan, Direktur PT. KAI, Ignasius Jonan, dan Ketua Komisi V - DPR RI, Yasti Soepredjo Mokoagow, untuk  segera turun tangan dan melakukan tindakan nyata untuk menyelesaikan kemelut kenaikan tarif KRL ini.

Semua itu dilakukan untuk membuat KRL Jabotabek menjadi transportasi umum yang terjangkau dan layak dalam keselamatan dan kenyamanan perjalanan. Masyarakat pengguna KRL Jabotabek sama pentingnya dengan pengguna jalan yang disubsidi melalui harga BBM oleh Pemerintah.

One Step Away, Indonesia Can Qualify for the Paris Olympics

"Subsidi itu lebih bermanfaat untuk peningkatan pelayanan KRL sehingga bisa menekan atau mengurangi penggunaan kendaraan bermotor di jalan raya," katanya. (ren)

Ribuan Kendaraan Lintasi Tol Cipali saat Puncak Arus Mudik Lebaran 2024

Survei KedaiKOPI: Mayoritas Masyarakat Puas Atas Kinerja Polri Amankan Mudik Lebaran

Sebanyak lebih dari 80 persen responden menyatakan puas atas kinerja polisi lalu lintas dalam menjaga keamanan dan kelancaran dalam arus mudik dan balik Lebaran 2024.

img_title
VIVA.co.id
28 April 2024