METRO

Demi Rp30 Juta, Guru Spiritual Bunuh Seorang Wanita

Pembunuhan sudah direncanakan dengan kekasih wanita tersebut.

ddd
Sabtu, 15 September 2012, 22:09
Ilustrasi pembunuhan
Ilustrasi pembunuhan (VIVAnews/Faddy Ravydera)

VIVAnews - Aparat Polres Metro Jakarta Barat telah menangkap dua orang pelaku pembunuhan terhadap Martini, 37, yang tewas berlumuran darah di kamar 312 Hotel Transit, Tomang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Ia ditemukan tewas dengan luka tusukan dibagian leher.

Kapolres Metro Jakarta Barat Komisaris Besar Suntana menjelaskan, kedua pelaku berinisial MI dan DI ditangkap di dua tempat yang bebeda. DI diketahui merupakan kekasih korban.

"Motif pembunuhan karena tersangka DI kesal dengan korban yang sering kali diusir oleh korban setiap datang ke rumahnya. Korban dan pacarnya sudah menjalin hubungan sekitar 19 bulan. Selain itu, pelaku MI menduga jika korban menjalin hubungan dengan pria lain," ujar Suntana, Sabtu 15 September 2012.

Menurut Suntana, pembunuhan tersebut sudah direncanakan oleh DI. MI merupakan guru spiritual korban. Saat itu, MI menyuruh DI bertemu dengan korban di Hotel Transit. Alasannya untuk memperdalam ilmu spiritual korban. Antara pelaku MI dan DI memang sudah saling kenal.

Suntana menjelaskan, dari rencana tersebut,  akhirnya DI setuju. MI mengajak korban bertemu dengannya di kamar 312 hotel transit. Korban yang merupakan seorang pengusaha konveksi itu juga langsung datang.

Saat melakukan prosesi spiritual, mata dan tangan korban diikat dengan tali. Kemudian ketika korban lengah, langsung ditusuk leher korban menggunakan pisau.

"Pelaku MI dijanjikan uang sebesar Rp30 juta oleh DI. Di kamar hotel, dia membunuh korban dengan cara menggorok leher korban. Sebelum digorok, tubuh korban dililit dengan kain merah putih. Pelaku mengatakan kepada korban, pelilitan tubuh itu sebagai bagian dari ritual," jelas Suntana.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan pasal 340 KUHP dan 365 KHUP dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. Dari tangan tersangka, disita beberapa brang bukti. Antara lain, 1 golok, 1 gulung tali rafia, 2 buah bantal warna putih dengan bercak darah, 1 tas wanita warna abu-abu, 1 kain warna merah ada noda darah dan 1 potong baju warna putih bermotif kembang-kembang penuh darah. (eh)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
umarmaya
15/09/2012
bagusnya d hkum mati nich hukumnya terlalu ringan menyuburkan para pembunuh d indonesia ............
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com