METRO

Iklan Jokowi, Panwaslu Panggil 4 Stasiun TV

Iklan itu dinilai sebagai kampanye terselubung.

ddd
Senin, 3 September 2012, 16:02
Mobil Etalase Jokowi - Ahok
Mobil Etalase Jokowi - Ahok (VIVAnews/ Muhamad Solihin)

VIVAnews - Iklan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) yang menampilkan sosok pasangan kandidat gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo-Basuki T Purnama dilaporkan oleh tim sukses pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (Foke-Nara) ke Panitia Pengawas Pemilu DKI Jakarta. Iklan yang tayang di empat stasiun televisi akhir bulan lalu itu dinilai sebagai kampanye terselubung.

Ketua Panwaslu DKI Jakarta, Ramdansyah, mengatakan empat stasiun televisi tempat iklan itu bertayang, yakni Trans TV, Trans7, tvOne, dan Metro TV akan dipanggil. Biro iklan penayang iklan APPSI juga turut dimintai keterangan.

"Dalam waktu dekat, tiga atau empat hari ini kami akan panggil mereka. Ini tidak bisa tergesa-gesa," ujar Ramdansyah usai melakukan pertemuan tertutup dengan APPSI di kantor Panwaslu DKI, Jakarta, Senin 3 September 2012.

Ramdansyah sendiri belum bisa memutuskan, apakah iklan itu melanggar atau tidak. Menurutnya, keputusan akan dikeluarkan setelah semua pihak terkait dipanggil untuk diminta klarifikasi. "Masih ada waktu 10 hari ke depan untuk membuat keputusan apakah pidana atau tidak," ujarnya.

Ramdansyah juga belum dapat menyimpulkan hasil pertemuan dengan pihak APPSI. Terkait dugaan pelanggaran ini, yang jelas, kata Ramdansyah, ia memaklumi niat APPSI memberi dukungan dan apresiasi kepada Jokowi-Ahok. Namun, seharusnya tetap berpegang pada aturan yang ada.

"Memang APPSI berhak mendukung, tapi tentunya kapan dan di mana menyampiakan dukungan itu ada aturanya," kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Harian APPSI, Supriatno, menegaskan iklan tersebut semata-mata sebagai bentuk dukungan dan apresiasi kepada sosok Jokowi yang dinilai sangat peduli terhadap pedagang pasar di Indonesia.

"Ini bukan kampanye, bukan black campaign, kami hanya apresiasi, menyampaikan dukungan. Apa kami salah?" ucapnya. (umi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
arif07
06/09/2012
pokonya pass banget deh, kalau Jakarta dipimpin seorang Jokowi, kreatif, inovatif, produktif, merakyat dan santun serta berprilaku baik deh pokoknya...
Balas   • Laporkan
erpanlubay
06/09/2012
MIRZANURRAAKBAR................. ente di bayar berapa ama JOHOK......? ga ad yg laen koment cuma ente doank,,,,,,sana ngaca dulu geh biar tau yg benar.....wkwkwkwkwkwwk
Balas   • Laporkan
mirzanurrakbar
05/09/2012
Seputar Matraman hingga Salemba terdapat 2 buah spanduk ucapan TERIMA KASIH BAPAK FAUZI SEKARANG SEKOLAH SUDAH GRATIS, BEROBAT SUDAH GRATIS. MAKSUDNYA APA ???
Balas   • Laporkan
akbarhamdani
04/09/2012
dulu aja ribut nuduh nuduh orang, sekarang sendirinya terbukti melanggar aturan kampanye.
Balas   • Laporkan
tubil
04/09/2012
hadeuhhh...belum jd pemimpin aje udah seneng ngelanggar aturan...gmn ntar kalo udeh jd pemimpin ???
Balas   • Laporkan
erpanlubay | 06/09/2012 | Laporkan
bener tu.blum apa2 udah melanggar.............. MIRZANURRAKBAR.............Timse Ya..........
mirzanurrakbar | 04/09/2012 | Laporkan
kayak boss luh.. haha,,
arif.muarom
04/09/2012
kotak maenannya keluar lagi. ga tau diri yee tua-tua masih suka maen kreta-kretaan. ckckckc
Balas   • Laporkan
mirzanurrakbar | 04/09/2012 | Laporkan
koment apa sih bro, gak mutu..
indra_k
04/09/2012
Iklan tersebut memang terlihat seperti 'kampanye terselubung', wajarlah kalo tim Foke melaporkannya ke Panwaslu.
Balas   • Laporkan
anti_pokemon
04/09/2012
seharusnya mencontoh tuch pasangan FAUNA .. yang bisa muncul pada acara khusus FAUNA .. sambil promosi pilihlah FAUNA dan jaga KERA .. kkkkkkkkkkkkkkk
Balas   • Laporkan
gliderz | 04/09/2012 | Laporkan
iki comment opo ya??
asmadiyanti
04/09/2012
terbukti melanggar nih. kampanye kan belum mulai. Tapi kalau dibilang melanggar, yang buat iklan jawabnya pasti nggak tahu. Udah disetting begitu mungkin ya.
Balas   • Laporkan
mirzanurrakbar | 04/09/2012 | Laporkan
sengaja dibikin biar kena kasus, yang kubu sebelah tinggal plintir kumis.. hahaha..
donilesmana
03/09/2012
memang perlu diperiksa apakah ada pelanggaran atau tidak. karena iklan oleh APPSI untuk jokowi tersebut bisa dikategorikan sebagai kampanye untuk jokowi meskipun appsi bukan bagian dari timses jokowi.
Balas   • Laporkan
mirzanurrakbar | 03/09/2012 | Laporkan
haha.. nilai 100 dari dosen IQ jongkok?? kwasiaaan..
kitab17plus | 03/09/2012 | Laporkan
100 untuk doni dan enol (0) untuk yg komen dibawah GUE :D
mirzanurrakbar | 03/09/2012 | Laporkan
kalo pas jenguk korban kebakaran bahas pilkada apa bukan kampanye??


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com