METRO

VIDEO: Polisi Tembaki Kelompok John Kei

Hingga kini, sudah dua pelaku meninggal dunia karena luka tembak.

ddd
Kamis, 30 Agustus 2012, 10:48
Polisi lakukan pengamanan
Polisi lakukan pengamanan (ANTARA/ Marifka Wahyu Hidayat)

VIVAnews - Bentrokan antara kelompok John Kei dan Hercules terjadi di Jalan Raya Kamal, Cengkareng Jakarta Barat, Rabu siang 29 Agustus 2012. Bentrokan dipicu pengambil alihan penguasaan keamanan lahan di Tanah Sabar Ganda.

Disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, dua kelompok massa terlibat bentrok sejak pukul 11.30 WIB. Sekitar 100 orang kelompok John Kei datang ke lokasi lahan milik PT Sabar Ganda yang selama ini dijaga kelompok Hercules.

Semua kelompok Hercules diminta ke luar dari lokasi sehingga terjadi tawuran antara kedua kelompok di lokasi itu. Namun aksi tidak berlangsung lama setelah polisi mengerahkan ratusan personel Brimob dan Resmob untuk melerai keributan.

Seluruh massa yang terlibat keributan langsung diamankan dan digeledah. Tapi saat akan dilakukan penangkapan terhadap orang-orang yang diduga sebagai provokator keributan, yang bersangkutan malah melarikan diri.

"Kenapa kami melepaskan tembakan, karena saat penggeledahan terhadap kelompok John Kei, tiba-tiba sebuah Toyota Innova melaju sangat kencang dari arah perempatan Daan Mogot. Mobil itu diberhentikan oleh personel Polri yang melaksanakan pengamanan, namun tidak dihiraukan," ujar Rikwanto, Kamis 30 Agustus 2012.

Lihat video penembakannya di sini.

Polisi akhirnya menghadang mobil tersebut. Bukannya berhenti, mobil itu justru ingin menabrak anggota polantas yang berjaga. Karena itu,  polisi memberi tembakan peringatan. Tapi tetap tidak dihiraukan.

"Sehingga anggota menembak ke arah kendaraan serta roda kendaraan tersebut, yang mengakibatkan korban tewas," kata Rikwanto. (umi)




© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
justiceall
30/08/2012
jujur yg paling senang klo politikus/parpol orba kembali ya preman teri+kakap selain koruptor.sayang mreka sdh mendarah daging dstiap daerah indonesia smoga saja bsa dbrantas
Balas   • Laporkan
ngisingo | 30/08/2012 | Laporkan
maksudmu gimana to mas??
lelaki_sejati
30/08/2012
ga ada salahnya pke gaya orba
Balas   • Laporkan
chowlye
30/08/2012
PREMAN ???? PETRUS SOLUSINYA !!!
Balas   • Laporkan
bosz
30/08/2012
lebih baik preman jalanan dari pada preman berkedok agama, preman jalanan yang dipalak orang berdiut, klau preman kedok agama yang dipalak masyarakat kecil..
Balas   • Laporkan
loveri | 31/08/2012 | Laporkan
yg bertato, yg hitam, yg coklat, yg bersorban, semua lok buat kacau emng patut d hukum
masjarwokumat | 30/08/2012 | Laporkan
setuhu di Petrus..setuju banget malah..tapi jgn sampe yg di petrus cm preman yg bertato,skrg kan yg bersorban juga ada yg kelakuannya preman,kan namanya preman juga jd jgn sampe sorban kelakuan preman lolos dr petrus...
kitab17plus | 30/08/2012 | Laporkan
astaghfirullahaladzim, masya allah
andariesta
30/08/2012
Mau kelompok hercules... Mau kelompok Jhon kei.... Mau kelompok SC234.... dan kelompok preman lainnya.. Baiknya diberantas saja...!! Ini baru yang di Jakarta... Di setiap kota ada raja-raja preman itu... BERANTAS sampai ke beking2nya!!
Balas   • Laporkan
d34ar
30/08/2012
tembak kepalanya za smua...kebanyakan "preman" itu tidak produktif...
Balas   • Laporkan
el_kapitano | 30/08/2012 | Laporkan
MAntab.....ane setuju tuh!! sikat abis aza.....
combro_misrok | 30/08/2012 | Laporkan
Setuju Gan.... Preman sikat abis aja,,


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id