METRO

Soal Kebakaran DKI, Dewi Bantah Provokatif

Ia pernah menyatakan kebakaran di Jakarta merupakan teror sistematis.

ddd
Rabu, 29 Agustus 2012, 19:07
Kebakaran di Pondok Bambu, Jakarta Timur
Kebakaran di Pondok Bambu, Jakarta Timur (VIVAnews/Oscar)

VIVAlife -  Dewi Aryani, anggota DPR RI dari fraksi PDIP, hari ini memenuhi panggilan Panwaslu terkait laporan Ketua Komunitas Muda Intelektual Betawi (KMIB), Ramdan Alamsyah. Ia melaporkan Dewi karena pernyataannya yang dinilai provokatif terkait rentetan kebakaran yang terjadi DKI Jakarta.

"Kedatangan saya untuk untuk mengklarifikasi pernyataan saya soal kebakaran. Ini cuma mengklarifikasi saja, menajamkan lagi dari pernyataan saya," ujar Dewi di kantor Panwaslu, di Kawasan Harmoni, Jakarta Pusat, 29 Agustus 2012.

Dewi sebelumnya menyatakan rentetan kebakaran yang terjadi di Jakarta sebagai teror bencana secara sistematis dan terstruktur, yang terjadi di wilayah yang dimenangkan oleh Jokowi- Ahok. Menurutnya, pernyataan tersebut bukan merupakan kampanye gelap.

"Saya tidak menyampaikan black campaign apa pun, saya hanya menyatakan keprihatinan dan tidak ada ajakan visi-misi yang menjurus ke sana," ujarnya.

Menurut Dewi, dirinya berhak untuk menyampaikan pendapat. Termasuk, mengkritisi fenomena yang terjadi di masyarakat saat ini.

"Apalagi saya sebagai anggota DPR berhak mengeluarkan pendapatnya bahkan punya kewajiban mengkritik melihat fakta kejadian di masyarakat untuk disampaikan, saya rasa clear kok," katanya.

Ia menegaskan, pernyataan dirinya di media massa dan tersebar melalui pesan berantai melalui Blackberry Messenger (BBM) bukan untuk memojokkan salah satu pasangan calon gubernur DKI Jakarta.

"Tidak ada menyudutkan siapa pun, saya hanya ingin membuka fakta bahwa ada kesalahan dalam tata kelola di Jakarta," katanya.

Ia juga membantah telah menuduh rentetan peristiwa kebakaran di Jakarta saat ini adalah bagian dari skenario untuk memenangkan pasangan Cagub tertentu.

"Saya heran kok ada yang merasa tertuduh kan aneh, Saya tidak pernah dalam pernyataan apapun menuduh dan menyebut nama siapa pun," katanya.

Hingga saat ini pertemuan antara pihak Dewi Aryani dan Panwaslu masih berlangsung. Pertemuan dilakukan secara tertutup. Dalam kesempatan itu Dewi datang didampingi oleh tim advokasi pasangan Jokowi- Ahok, Sira Prayuna. Terlihat juga puluhan simpatisan Jokowi- Ahok yang menunggu di depan kantor Panwaslu DKI Jakarta. (eh)

 



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com