METRO

Sopir Angkot Dilempar ke Sungai Kalimalang

Sebelum dilempar, Dasriwandi lebih dulu dipukuli hingga babak belur.

ddd
Selasa, 28 Agustus 2012, 17:43
Sopir Angkutan Kota
Sopir Angkutan Kota (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Dasriwandi, 40 tahun, harus dirawat di Rumah Sakit Harum, Jakarta Timur. Sopir mikrolet M 19 jurusan Cililitan-Kranji ini menjadi bulan-bulanan empat pria berbadan tegap. Tak hanya dipukuli, Dasriwandi juga dilempar ke Sungai Kalimalang.

Peristiwa naas itu terjadi Senin malam, 27 Agustus 2012. Berawal saat Dasriwandi tengah mengendarai mikroletnya di Jalan Inspeksi Kalimalang.

Tanpa sebab yang jelas, salah satu penumpang yang berada di dalam mobil Toyota Fortuner B 2549 QY membuang ludah ke arah Dasriwandi.

"Tiba-tiba salah satu pria di dalam mobil meludah ke arah suami saya," ujar Widya, 30 tahun, istri Dasriwandi saat menceritakan kronologi, Selasa 28 Agustus 2012.

Tak terima diperlakukan demikian, Dasriwandi langsung menghentikan laju kendaraannya untuk menanyakan alasan penumpang Fortuner meludah ke arahnya.

Bukan penjelasan yang didapat, tapi bogem mentah langsung mendarat ke wajah Dasriwandi. "Badan mereka tegap dan besar-besar. Salah seorang dari mereka langsung memukul wajah suami saya," ujarnya.

Widya yang duduk di bangku depan berusaha membantu suami dan melakukan perlawanan. Dia pun turut menjadi sasaran pria tersebut. "Saya juga ditendang, tapi meleset," ujarnya usai melaporkan perkara ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Duren Sawit.

Tidak hanya sampai di situ, tiga rekan pelaku yang berada di dalam mobil juga turun dan ikut memukuli Dasriwandi. Setelah tersungkur dan tak berdaya, keempat pelaku langsung melempar Dasriwandi ke sungai Kalimalang.

"Mereka langsung melempar suami saya ke kali setelah babak belur dipukuli," ceritanya.

Warga yang mendengar ada keributan kemudian langsung datang, namun pengendara Fortuner langsung tancap gas.

"Saya teriak minta tolong. Orang-orang datang dan melempari mobil mereka (pelaku) pakai batu. Mereka lalu kabur karena sudah banyak orang yang mengejar," ujarnya.

Karena mengalami luka yang cukup parah, Dasriwandi terpaksa harus menjalani perawatan. Saat ini, kasusnya tengah dalam penyelidikan Polsek Duren Sawit.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
esmambo
28/08/2012
Maybe yes maybe no.
Balas   • Laporkan
araporo
28/08/2012
Badan tegap tapi kabur bgitu orang2 berdatangan, dasar penakut. Lain kali catat nopolnya, klo ketemu, bak*r aj tuh mobil..
Balas   • Laporkan
akkuuur
28/08/2012
Syukur dech cuma babak belur. Bukan mendukung aksi anarkis para pelaku, tp perlakuan yg pantas didapat buat sopir angkot mana aja rute mana aja.
Balas   • Laporkan
gazibu
28/08/2012
Perlakuan yang pantas,bagi sopir mikrolet yang suka seenak udelnya aja
Balas   • Laporkan
edwin tedjo | 29/08/2012 | Laporkan
kalo cara berpikir kita kaya gitu maka mereka juga bisa berpikir sama, "semua pengendara mobil pribadi itu yg suka make jalan dan ngehajar orang seenak udele"
mirzanurrakbar
28/08/2012
udah gila kali tuh preman, gak dapet duit jadi ngrampok orang miskin..
Balas   • Laporkan
keith | 28/08/2012 | Laporkan
sok tau lah kau.. mikrolet di kalimalang tuh ugal2an kaya yang punya jalanan aja.. diludahin karena nggak mo minggirin mikroletnya saat ngetem..


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id