METRO

Diterpa Isu SARA, Pendukung Jokowi Berkurang?

"Bulan Ramadan kok isunya SARA seperti ini," kata Jokowi.

ddd
Rabu, 25 Juli 2012, 09:55
Jokowi saat silaturahmi dengan wartawan
Jokowi saat silaturahmi dengan wartawan (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)

VIVAnews - Calon gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, mengaku enggan menanggapi kampanye hitam yang berbau SARA. Ia berharap semua pihak saling menghargai selama bulan Ramadan.

"Selama bulan Ramadan ini saya tidak mau komentar banyak. Bulan Ramadan kok isunya SARA seperti ini," kata dia kepada VIVAnews di Solo, Rabu, 25 Juli 2012.

Jokowi heran kenapa momen bulan suci ini tidak diisi dengan kegiatan yang baik. Seharusnya kampanye dilakukan seperti mengadu visi dan misi. 

Menurut dia, munculnya kampanye hitam soal SARA tersebut sedikit berpengaruh terhadap masyarakat pemilihnya. "Ya ada beberapa yang termakan isu itu, meskipun tidak besar," ujar Wali Kota Solo itu.

Tim sukses Jokowi-Ahok, Eva Kusuma Sundari, mengatakan isu SARA itu ada yang disampaikan secara langsung. Ada juga yang melalui twitter, facebook,  blackberry messenger, hingga pesan singkat secara intensif. Namun, dia mengaku tidak tahu siapa yang menyebarkan isu SARA tersebut.

Tim juga sudah melaporkannya ke polisi. Namun Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, menjelaskan semua sengketa Pilkada tidak bisa langsung dilaporkan ke polisi.

Menurutnya setiap pelanggaran harus dilaporkan terlebih dulu ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu). Semua laporan ke Panwaslu nantinya disaring dan diteliti apakah termasuk kategori pidana atau bukan.

Selanjutnya, apabila hasilnya menunjukkan adanya pelanggaran pidana, maka Panwaslu membuat pengantar untuk mengirimkannya ke kepolisian.

Sedangkan Ketua Panitia Pengawas Pemilu DKI Jakarta, Ramdansyah mengatakan, tidak semua laporan pelanggaran bisa ditindaklanjuti. Begitu juga dengan laporan kampanye hitam menggunakan isu SARA yang kini marak beredar di masyarakat.

"Tidak semua masalah pelanggaran yang dilaporkan ke Panwas bisa diproses. Kalau isu itu beredar di media sosial, penyelesaiannya menggunakan UU ITE, itu jelas bukan ranah kami," kata Ramdansyah. (eh)

 



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
dedot2612
29/07/2012
vote Jokowi for DKI 1
Balas   • Laporkan
erwinbintang
27/07/2012
SARA NARA = sayo nara alias selamat tinggal
Balas   • Laporkan
justiceall
26/07/2012
ya hati2 sajalah...rakyat yg dulu merasakan orde baru yg serba KKN/manipulasi/pemanfaatan media jg tahu tekniknya....sayang sih generasi "cerdas" yg melek internet BBM mudah tercuci otak dgn kata "perubahan" yg pdhl karna dulunya dikacaukan parpol orba
Balas   • Laporkan
eddyriyanto
26/07/2012
semakin diterpa isu SARA semakin sadar pula warga kepada FOKE, ternyata pemimpin yg benar2 mengabdi tuk warga DKI hanya pasangan JOKOWI-BASUKI
Balas   • Laporkan
applelight
26/07/2012
haduuh, ribut2 pada. udahlah, kitakan sudah bisa menilai, yang fitnah itu siapa. awal permainan kan dibuka sama kubu foke. saya berani tulis begini karena saya tau faktanya, dan masyarakat jakarta udah tau semua. tetap obyektif, hdapi dgn kepala dingin :)
Balas   • Laporkan
jedifuk
26/07/2012
pak fokemon yth,masak sampai tak ada amunisi lagi ampe SARA juga dipakai, ahhh..saya kira lulusan Jerman pasti punya pola pikir yang lebih maju...ternyata....
Balas   • Laporkan
mirzanurrakbar
26/07/2012
justru issue tersebut melecehkan warga jakarta yang notabene orang orang pinter, gak bakal bisa dibodohi dengan sms tersebut.. yang ada pendukung jokowi makin banyak..
Balas   • Laporkan
aasaj
26/07/2012
jadi curiga nih sama viva news jangan tulis berita cuma mo ngeberatin 1 pasangan...balasan udah nongol terus dihapus..awas kalo ketauan berabe lo...jokowi ahok maju terus
Balas   • Laporkan
neosackgila
25/07/2012
Kampanye yang baik adalah kampanye dengan mengadu visi dan misi, Bukan dengan menyebar isu SARA apalagi dibulan yang suci ini. Mari warga jakarta kita cerdaskan budaya berpolitik. kita satukan ideologi pemahaman kita, bersama kita bisa, bersama fauzi-nara
Balas   • Laporkan
tri.saka.3 | 29/07/2012 | Laporkan
gw bener2 kasian sama ni orang. kyknya sih pns nih dia. takut kl jokowi menang, dia bakal kegusur
aasaj | 26/07/2012 | Laporkan
haahaaahahhaa ketawa gua ngurus banjir ma macet aja gak beres otaknya foke yang ada cuma uang uang sama kaya lo....
lovercholic
25/07/2012
strategi politik lempar batu sembunyi tangan alisa kontra intelijen yang di lakukan johok,..hihikkk bermanis di media.. garang strategi poltik.. ilmu dari PDIP.. sejak dulu kala
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com