METRO

2013, Kereta Layang Bekasi-Semanggi Dibangun

Kereta layang tersebut diharapkan dapat beroperasi pada 2015.
Jum'at, 13 Juli 2012
Oleh : Antique, Iwan Kurniawan
2013, kereta layang Bekasi-Semanggi dibangun

VIVAnews - PT Hutama Karya menargetkan pembangunan kereta layang Bekasi-Semanggi sudah mulai konstruksi pada 2013 dan dapat beroperasi pada 2015.

General Manager Divisi Pengembangan Hutama Karya, Wikumurti, menjelaskan, tahun ini perseroan akan fokus untuk membereskan aspek teknis, finansial, dan legal pembangunan kereta layang yang terintegrasi dengan moda transportasi lainnya.

Dari sisi aspek teknis, Hutama Karya sebagai pihak yang memiliki ide telah berkoordinasi dengan PT Jasa Marga Tbk dan Badan Pengatur Jalan Tol untuk mendiskusikan aspek teknis, terhadap kemungkinan merealisasikan ide tersebut.

"Ternyata, masih memungkinkan, walaupun harus dikaji lebih dalam. Konstruksinya sendiri tidak rumit, karena secara teknologi Indonesia telah siap," kata Wikumurti kepada VIVAnews di kantornya, Jakarta, Kamis 12 Juli 2012.

Sementara itu, untuk aspek legalitas, menurut dia, Hutama Karya saat ini sedang menyiapkan dokumen proyek seperti study kelayakaan (feasibility study), Detail Engineering Design (DED), dan proposal bisnis.

Untuk aspek finansial, Wikumurti melanjutkan, saat ini Hutama Karya sedang menjalin komunikasi dengan beberapa BUMN karya untuk membentuk Konsorsium Jabodetabek Integrated Transportation (JATRA) Corporation.

Dengan membentuk konsorsium ini, dia menjelaskan, diharapkan pemerintah tidak perlu lagi memberikan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan proyek ini dapat dilaksanakan secara Business to Business (B to B).

Ide Sejak 1988
Wikumurti mengungkapkan, ide Hutama Karya mengembangkan jaringan jalan tol dengan kereta layang terintegrasi sudah muncul sejak 1988. Namun, ide itu redup kembali akibat krisis ekonomi yang menimpa Indonesia. 

"Kami mempunyai konsep triple decker, namun kajiannya terhenti pada tahun 90-an karena krisis ekonomi," kata dia.

Seiring pertumbuhan kendaraan bermotor, dia melanjutkan, kebutuhan transportasi massal yang nyaman di Jakarta menjadi kebutuhan. Ia mengungkapkan, saat ini, jalan tol dilalui oleh 98 persen mobil pribadi, dan hanya dua persen oleh angkutan umum.

Ide Hutama Karya ini adalah mengoptimalkan fungsi jalan tol yang saat ini lebih banyak digunakan untuk mobil pribadi, menjadi jalan tol bagi kepentingan masyarakat luas. Hal ini membuat masyarakat kelas menengah ke bawah yang selama ini tersingkir dapat menikmati jalan tol juga.

Wikumurti melanjutkan, kemacetan yang semakin parah setiap harinya, membuat Hutama Karya memanfaatkan momentum ini untuk menghidupkan kembali ide kereta layang.

Untuk membangun kereta layang Bekasi-Semanggi sepanjang 22 kilometer ini membutuhkan waktu konstruksi dua tahun. Dengan inovasi Hutama Karya yang menggunakan teknologi "Sosrobahu", maka dalam proses pembangunan, fungsi jalan tol tidak terhambat.

Sosrobahu adalah inovasi Hutama Karya yang ditemukan oleh Tjokorda Raka Sukawati dalam membangun jalan layang. Sosrobahu ini merupakan teknik konstruksi yang digunakan terutama untuk memutar bahu lengan beton jalan layang dan kemudian diputar 90 derajat, sehingga pembangunannya tidak mengganggu arus lalu lintas di jalanan di bawahnya.

"Dengan Sosrobahu, maka dalam pembangunannya, kami tidak menutup semua jalan, hanya menutup satu jalur jalan tol," katanya. (art)

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found