METRO

Ketua FBR: Yang Mau Bubarkan Ormas Stres

Pembubaran ormas seperti orang tua yang tega membunuh anaknya.

ddd
Rabu, 4 Juli 2012, 10:42
Logo Forum Betawi Rempug (FBR)
Logo Forum Betawi Rempug (FBR) (forumbetawirempug.org)

VIVAnews - Bentrokan antar ormas Forum Betawi Rampug (FBR) dan Pemuda Pancasila (PP) di Tangerang Selatan, akhirnya memunculkan isu pembubaran ormas. Sejumlah pihak menganggap keberadaan ormas hanya meresahkan masyarakat. Menanggapi hal itu, Ketua Umum FBR, KH. Lutfi Hakim, menyatakan isu pembubaran ormas menandakan pemerintah dan DPR sudah frustasi.

"Isu pembubaran itu terutama dihembuskan oleh Komisi II DPR. Yang mau bubarkan ormas seperti FBR atau Pemuda Pancasila itu orang stres," ujar Lutfie Hakim dalam perbincangan dengan VIVAnews di kediamannya Jalan Raya Bekasi kilometer 26, nomor 66, Ujung Menteng, Jakarta Timur.

Menurut dia, isu pembubaran ormas itu seperti orang tua yang tega membunuh anaknya sendiri. "Saya umpamakan, kita punya anak, anak kita nakal dan sulit diatur, masa harus dibunuh. Biar bagaimana itu kan tetap anak kita," kata bapak tiga anak itu.

Ia mengatakan, pembubaran ormas tidak menjamin akan menyelesaikan masalah. Justru sebaliknya, Lutfi menilai akan menimbulkan permasalahan baru. Seharusnya dewan melihat keributan antar ormas ini dengan bijaksana, bukan dengan memunculkan isu pembubaran.

"Harusnya ini memicu tanggung jawab mereka untuk bisa lebih menjadikan segala fenomena persoalan di masyarakat sebagai peluang yang memacu kreativitas mereka dan menunjukkan bahwa mereka layak untuk memimpin," katanya.

Bentrokan antara FBR dan PP terjadi di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu malam, 1 Juli 2012. Tiga anggota PP diserang oleh puluhan anggota FBR di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. Akibatnya satu anggota PP luka bacok.

Sebelumnya bentrokan juga terjadi di belakang Ruko Sabar Ganda Asri, Pondok Aren, Tangerang Selatan Rabu dini hari, 27 Juni 2012. Ketua Gardu 287 FBR Pondok Betung, Muhidin alias Picuk tewas dalam insiden itu.

Buntut dari penyerangan itu, puluhan orang yang menggunakan pakaian hitam melempari rumah Karnadi, tokoh ormas Pemuda Pancasila yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, dengan molotov.

Massa yang beringas juga membakar dua mobil jenis Suzuki Escudo warna biru B 1236 KM dan sedan Volvo biru tua B 735 JJ. Belum puas, mereka kemudian membakar motor merek Kaisar B 3201 NUH.

Aksi perusakan yang diduga kuat dilakukan anggota FBR terjadi saat ratusan anggota ormas ini melakukan sweeping untuk mencari pelaku pembunuhan Muhidin. (eh)

 



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
andan81
03/07/2013
hahahaaa...
Balas   • Laporkan
yuliadih
05/07/2012
Bubarin FBR.Saya orng Betawi ga suka cara2 FBR cari uang.memalak,bikinresah warga,berantem,keroyokan.itu kan cara premen.Maaf pak Ketua FBR,komentar anda kurang berbobot.Norak.
Balas   • Laporkan
gathel05
04/07/2012
dukung FOKE sebagai mantan Gubernur DKI Jakarta... vote Jokowi For DKI 1
Balas   • Laporkan
wongsoloasli | 04/07/2012 | Laporkan
emoh
arya_tedja
04/07/2012
DPR dan PP ato FBR sama aja! Sama2 Preman, satu digaji rakyat dan satu lagi malakin rakyat (PP & FBR). Bubarin aja semua!
Balas   • Laporkan
barry.behel1
04/07/2012
bubarkan...bersihkan semua sampah dr Jakarta...itu sama aja ama anak Durhaka bung Lutfi, bikin Aib JAkarata...:)
Balas   • Laporkan
eddy.safety
04/07/2012
DPR AJA YG DIBUBARIN terutama yg di Banggar
Balas   • Laporkan
reyhanfajrin.prasetyo
04/07/2012
Ormas apapun, yang ud ngeresahin masyarakat...mustinya emang kudu dibubarin...bikin deh UU untuk bubarin ormas yang banyak mudaratnya daripada manfaatnya, masa orang2 pinter hukum dimari...kagak ada yang bisa buat aturan UU untuk bubarin Ormas rese' ??
Balas   • Laporkan
hwt
04/07/2012
PREMAN !!!
Balas   • Laporkan
hwt | 04/07/2012 | Laporkan
jangan dibubarin ... tapi di tangkep-tangkepin aja trus di kirim transmigrasi ke kalimantan .. suruh kerja di hutan, jadi gak bikin onar di jakarta atau tangerang.
pengamat_senior
04/07/2012
pak, perumpaan yg anda berikan itu tdk cocok, kedudukan sebuah ormas dlm negara dan masyarakat tdk memiliki hak yg lebih daripada keamanan dan kedaulatan dr sebuah negara/masyarakat itu sendiri, sehingga ketika meresahkan sudah seharusnya dibubarkan...
Balas   • Laporkan
nugraha83
04/07/2012
yang STRES itu ya ente bray, kalo lagi pasang aksi bikin MACET, RESAH WARGA,MERUGIKAN WARGA, POKOKNYA JADI GA NYAMAN DEH ada ente, mending ente ngadu ama PP di lapangan terus bunuh2an dah situ kan lumayan tuh preman nya berkurang dari 2 forum, YA GA BRAY
Balas   • Laporkan
deri0405 | 04/07/2012 | Laporkan
setujuuuuuuuuuuuuuuuuuuu.,


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com