METRO

Selama Kampanye, Foke Pindah ke Rumah Pribadi

"Saya tak boleh gunakan fasilitas negara yang disediakan pemerintah."

ddd
Sabtu, 23 Juni 2012, 14:41
Tim KPK saat mendata mobil pribadi Fauzi Bowo
Tim KPK saat mendata mobil pribadi Fauzi Bowo (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

VIVAnews - Calon gubernur incumbent Fauzi Bowo memutuskan untuk pindah rumah dari rumah dinasnya di Jalan Taman Surapati nomor 7 ke rumah pribadinya di Jalan Teuku Umar nomor 24, Jakarta Pusat, selama masa kampanye Pemilukada DKI Jakarta. Foke, sapaan akrabnya, akan tinggal di rumah pribadinya selama empat hari cuti kerja untuk melakukan kampanye pada 24 dan 30 Juni, dan 3 dan 6 Juli 2012.

Foke datang ke rumah pribadinya pada pukul 11.30 WIB usai menjalankan tugasnya meresmikan Jakarta Book Fair 2012 di Istora Senayan, hari ini, Sabtu 23 Juni 2012. Mengenakan pakaian dinas cokelatnya, dia langsung mendatangi mobil jip yang bergambar dirinya dan Nachrowi Ramli. Bahkan dia sempat mengemudikan mobil jip tersebut keluar dari rumah pribadinya.

“Tentunya sesuai dengan peraturan kampanye, saya tidak boleh menggunakan fasilitas negara yang disediakan pemerintah, meskipun saya tetap gubernur, maka saya kembali ke rumah kediaman saya,” kata Foke di rumah pribadinya.

Menurut Foke, selain untuk mematuhi aturan hukum, alasan dia beserta istrinya pindah ke rumah pribadi adalah untuk mencegah timbulnya misinterpretasi dari banyak pihak. Soal hanya mengambil masa cuti kerja selama empat hari padahal masa kampanye memakan waktu selama 14 hari, Foke menegaskan pengambilan masa cuti kerja disesuaikan dengan kebutuhan kampanye saja.

“Saya ambil empat hari cuti kerja disesuaikan dengan kebutuhan kampanye saja. Ini diatur oleh tim kampanye saya. Selebihnya saya akan melaksanakan tugas sebagai gubernur sampai akhir 7 Oktober mendatang,” katanya.

Foke telah tinggal di rumah pribadinya sejak lahir pada 1948. Sejak dia menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta pada 2007 lalu, rumah tersebut ditinggalkan sejenak karena harus tinggal di rumah dinas gubernur.  



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
bagas164
26/06/2012
ya itu anak tk juga tau.... dan itu hal yang sangat biasa klo tetep masih di rumah dinas ya namanya foke bunuh diri.... tapi pernah g gaji sebagai gubernur diberikan kpd warga miskin jakarta
Balas   • Laporkan
hdewanggarani
25/06/2012
Nah ini contoh yang bener. Rumah dinas ya cuma buat ketika berdinas dlm jabatannya. Ketika cuti ya harus menempati rumah pribadi. Salut!
Balas   • Laporkan
muntaco.saputra
24/06/2012
Sudah benar bang foke, gue juga yakin lu bakal kepilih lagi bang
Balas   • Laporkan
arif07
24/06/2012
tingalkan rumah dinas, dan jangan kembali lagi
Balas   • Laporkan
gathel05
24/06/2012
"selama kampanye, Foke pindah ke rumah kampanye" lo.... itu mah sudah jelas memang harus pindah, kalau gak pindah itu namanya menikmati fasilitas negara, kenapa harus dipublikaskan juga statement itu, ini namanya apa kalau bukan pencitraan..
Balas   • Laporkan
hamidabdul
23/06/2012
alhamdulillah... memang kebanyakan pendukung lain cuma liat kekurangan dan di besar besarkan... tapi yang baik ga kelihatan. maju terus bang..
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id