METRO

Video "Koboy Palmerah"

Saksi: Pengendara Mobil TNI Umbar Tembakan

Dalam video terlihat, pengendara mobil dinas TNI AD memukuli pengendara motor.

ddd
Selasa, 1 Mei 2012, 17:15
Plat nomor mobil dinas TNI AD di video
Plat nomor mobil dinas TNI AD di video (YouTube)

VIVAnews - Andri, saksi mata aksi penganiayaan seperti yang dimuat dalam video "Koboy Palmerah," mengaku melihat si pengendara mobil dinas TNI AD sempat mengumbar tembakan dua kali.

"Pengendara sepeda motor itu berusaha memeringatkan sang pengendara mobil, tapi pengendara di mobil TNI itu tidak terima dan langsung mengumbar tembakan sebanyak dua kali ke udara," kata Andri, Selasa 1 Mei 2012.

Andri sendiri mengaku belum melihat video "Koboy Palmerah" yang diunggah ke Youtube, yang menjadi perbincangan. Tapi Andri membenarkan ada kejadian itu di kawasan Palmerah, Jakarta Barat sekitar pukul 14.00 WIB.

Motor skuter putih terlihat bersenggolan dengan mobil dinas milik TNI AD pada Senin 30 April 2012. Tidak terima dengan senggolan itu, orang yang berada di dalam mobil dinas TNI AD langsung keluar mobil sambil menenteng senjata.

Saat pengendara mobil dinas TNI AD itu melepaskan tembakan, mobil di sekitar jalan itu langsung berhenti. Kemacetan tidak terhindari. Tetapi tidak ada satupun warga dan pengendara yang berani melerai keduanya.

"Warga tidak ada yang berani melerai karena takut. Tetapi tidak lama setelah peristiwa itu datang sebuah mobil sedan warna putih dengan atribut Polisi Militer," jelas Andri.

Tak lama kemudian, datang mobil dinas Polisi Militer ke lokasi. Dua petugas berseragam pun melerai keributan. Petugas Polisi Militer mendatangi orang yang mengumbar tembakan. Sampai akhirnya petugas melerai dan langsung pergi bersama-sama dengan pengendara Avanza itu.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Kolonel Brigjen Pandji Suko Hari Yudho mengatakan, pihaknya masih mengonfirmasi isi video itu.

Pandji tidak membantah dan tidak membenarkan bahwa plat nomor dinas 1394-00 yang berada dalam video "Koboy Palmerah" itu. "Ini masih ditangani dulu. Kami masih mengumpulkan keterangan. Saya masih menyelesaikan ini dulu," kata Pandji saat dihubungi VIVAnews.

Dalam video berdurasi 2 menit itu terlihat, pengendara mobil dinas TNI AD sempat beberapa kali memukuli pengendara motor. (umi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
Leo. Meester Rommy
04/05/2012
Yang tidak bisa berbohong adalah hati nuraninya. Dan hanya Tuhan yang tahu, apakah pernyataan Kapten A itu jujur atau berbohong. Setiap karma pasti ada balasannya, entah itu yang baik ataupun yang buruk. Serahkan kepada yang di Atas.
Balas   • Laporkan
kelabanghijau
03/05/2012
masih lagi dilakukan observasi dan penelitian apakah video ini benar atau tidak, apakah youtube byr pajak di Indonesia apa tdk, apakah saksi2 yg mengerubung tsb manusia apa bkn , apkh yg dipukuli itu batu apa manusia, WNI atau Teroris? haha..bebas ujungx
Balas   • Laporkan
revans
02/05/2012
klo aparat kaya gini g dipecat ,mau sama siapa lg kita percaya ,udah tau salah masih di bela ,ya kaya gini klo jd aparat diterimanya cuma karna suap, kasihan negri ini ,dijaga dan dilindungi oleh preman berseragam,
Balas   • Laporkan
amative
02/05/2012
Aparat koboy, pantasnya dimassa aja... biar gak semena-mena
Balas   • Laporkan
gogi
02/05/2012
kalo dilihat dari sini, kesalahan keparat ini ada beberapa pasal yg dilanggar, menggunakan mobil dinas tidak menggunakan baju dinas, membawa pistol juga tidak semestinya krn jk tdk pake seragam berarti sipil, kemudian penganiayaan dan mengintimidasi
Balas   • Laporkan
jablay5
02/05/2012
Ga ada yang betul ceritanya..masing2 pada cari pembenaran..kalo menurut gw seh lebih baik cari keterangan dengan orang yang berdagang disekitar kejadian...ceritanya jelas gak pake karangan krn mereka bukan bagian dari 2 orang itu.
Balas   • Laporkan
asepiyan
02/05/2012
stuju2 gan, mutasi aja ke Libanon atawa somalia..
Balas   • Laporkan
oktaadiansyah
02/05/2012
Inanilahiwainanilahiroji'un,.. Senjata itu di Beli dgn Uang Rakyat
Balas   • Laporkan
fan_fan
02/05/2012
Yg di senggol itu mobil rakyatkan, gak masalah donk klo di senggol sedikit aja sm rakyat, Pistol yg di pake koboi tengik itu jg dibeli pake duit rakyat, koboi itu juga di gaji sm rakyat, kenapa rakyat itu hrs di pukulin,,? senjata makan tuan.
Balas   • Laporkan
mas_pank
02/05/2012
TNI nggak Jendral nggak Kopral sama saja ...... russsaaaakkk
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com