METRO

Prabowo: Dana Kampanye Jokowi Bukan dari Saya

Djokowi-Ahok menyatakan dana kampanye mereka bakal minim, tak lebih dari Rp20 miliar.

ddd
Sabtu, 14 April 2012, 18:57
Joko Widodo dan Prabowo Subianto
Joko Widodo dan Prabowo Subianto (Antara/ Yudhi Mahatma)

VIVAnews - Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto menepis anggapan bahwa dialah penopang dana kampanye untuk pasangan bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo-Basuki Tjahja Purnama (Ahok).

"Tidak, tidak. Dana kampanyenya bukan dari saya," kata Prabowo usai berkunjung ke tempat produksi mobil Esemka, di Solo Techno Park, Solo, Sabtu, 14 April 2012.

Prabowo menyatakan pasangan Jokowi-Ahok yang diusung PDI-Perjuangan dan Partai Gerindra itu bakal menghimpun dana kampanye dari masyarakat. "Dana kampanyenya nanti dari rakyat. Kami ini kekuatan rakyat karena dari bawah," tuturnya.

Pasangan Jokowi-Ahok terus menggalang dana kampanye dengan menjual kemeja khas bermotif kotak-kotak yang sering dikenakan pasangat tersebut. Diharapkan, uang hasil penjualan kemeja tersebut nanti akan digunakan untuk membiayai kampanye mereka.

Saat disinggung peluang pasangan Walikota Solo dan pebisnis ini untuk memenangi pemilihan gubernur DKI Jakarta mendatang, Prabowo mengaku cukup optimistis. "Saya kira bagus lah dukungannya," kata Prabowo.

Sebelumnya, anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Martin Hutabarat, menyatakan sosok Prabowo Subianto yang berada di belakang pasangan Cagub Jokowi-Ahok tidak akan dimanfaatkan untuk mendukung pendanaan kampanye calon gubernur DKI Jakarta itu. Anggota Komisi III DPR ini bahkan meminta agar Prabowo tidak menyumbangkan hartanya untuk kampanye Jokowi-Ahok.  

Basuki Tjahja Purnama yang akrab disapa Ahok bersama pasangannya, Joko Widodo, pernah mengungkapkan bahwa dana kampanye mereka nanti terbilang minim. "Dana yang dikeluarkan nanti tidak akan melebihi dari Rp20 miliar," ujar Ahok.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
zero4moeb4
29/04/2012
kalo bisa berfikir cerdas, dana kampanye dari usaha sendiri, meskipun diusung parpol, berarti sangat kecil kemungkinan untuk dikendalikan parpol.. tidak seperti jika kampanye didanai oleh parpol, pasti parpol nagih ketika sudah jadi gubernur..
Balas   • Laporkan
bayumas
16/04/2012
BARU CALON AJA MINTA DUIT DARI RAKYAT,GIMANA KALO SUDAH JADI GUBERNUR RAKYAT BISA DIPERAS....
Balas   • Laporkan
lordkluntunx | 16/04/2012 | Laporkan
BARU CALON UDAH NGASIH DUIT KE RAKYAT, KALO UDAH JADI DIMINTA BALIK TU UANG (KORUPSI)....
hock88
14/04/2012
wadoh..gambar beritanya mengatakan "sesuatu"..gawat,rakyat kecil termakan citra joko..
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id