METRO

Cerita Office Boy Korban Ganasnya Geng Motor

Korban keganasan geng motor yang mengalami luka berat menceritakan kronologi penyerangan.

ddd
Sabtu, 14 April 2012, 00:31
Salah seorang korban keganasan geng motor yang mengalami luka berat menceritakan kronologis para anggota geng yang menghabisi nyawa temannya, Anggi Dermawan.
Salah seorang korban keganasan geng motor yang mengalami luka berat menceritakan kronologis para anggota geng yang menghabisi nyawa temannya, Anggi Dermawan. (sangpriabiru.wordpress.com)

VIVAnews - Salah seorang korban keganasan geng motor yang mengalami luka berat, Nendi Haryanto (22 tahun) menceritakan kronologi aksi para anggota geng yang menghabisi nyawa temannya, Anggi Dermawan.

"Kejadiannya sekitar pukul 03.00 WIB. Ada belasan orang yang memukuli Anggi hingga babak belur, mereka menggunakan sepeda motor," kata Nendi Haryanto di RS Islam Jakarta, Jumat malam 13 April 2012.

Ia menuturkan, pada saat itu dirinya bersama Anggi dan teman lainnya baru saja mengunjungi suatu tempat di Jalan Pramuka. Ketika, ia akan pulang ke rumahnya dengan menggunakan sepeda motor, tiba- tiba belasan orang datang memukul Anggi.

"Saya pulang duluan sama Anggi, tiba-tiba disamperin langsung dipukulin. Ada belasan orang, di depan, belakang. Saya dipukul balok terus langsung pingsan," kata Nendi.

Ketika ditanya di mana lokasi kejadian dan bagaiamana nasib kawannya Anggi? Ia mengaku tidak mengingatnya, karena langsung tidak sadarkan diri. "Saya nggak ingat gimana setelah itu, karena habis dipukul langsung pingsan," ujarnya.

Nendi hanya menngingat, kalau penyerang dirinya dan Anggi adalah segerombolan orang yang memakai pakaian serba hitam. "Masing-masing mengendarai motor dengan berpakaian serba hitam dan membawa balok kayu," katanya.

Ia pun mengaku bahwa baru sadarkan diri setelah dirinya sudah berada di RS Islam Jakarta. "Saya nggak sadar tiba-tiba sudah ada di sini," kata Nendi.

Selain dipukuli, Nendi juga mengaku kehilangan beberapa barang miliknya dan juga sepeda motor yang ia kendarai.

"Helm, ponsel, dompet, motor Jupiter MX B 6303 SNI warna hitam dan merah hilang semua," kata pemuda yang sehari-hari bekerja sebagai office boy di sebuah kantor di kawasan Pancoran Jakarta Selatan. (umi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
muhammadaditya.robby
15/04/2012
Bapak TNI maupun POLRI harus menembak mati di tempat geng motor biar kapok, geng motornya. Maupun kejam tembak di tempat tpi kedepannya berdampak positif dan indonesia aman dan tak ada korban lagi untuk kedepannya :)
Balas   • Laporkan
koecing_koerap | 15/04/2012 | Laporkan
bw pestol tp kaga ada pelor... udah d korup... wakakakakaka
mahadewa
15/04/2012
SBY HARUS COPOT PANGLIMA TNI-AL SEKARANG JUGA
Balas   • Laporkan
topick.1001260658
15/04/2012
POLISI SERBA SALAH, KALAU DITUMPAS NANTI POLISI DIGUGAT KOMNAS HAM (KONTRAS), DAN KALAU DIDIAMKAN JUGA DIBILANG GK BISA KERJA/SELALU KECOLONGAN.
Balas   • Laporkan
anak_negeri
15/04/2012
Stlh isu BBM, skr geng motor.... gmn ceritanya anggie cs oiiii....
Balas   • Laporkan
tan_maharaja
14/04/2012
ternyata BBM untuk ngisi tangki motor digunakan untuk menggebuki rakyat kecil prestasi tertinggi di dunia
Balas   • Laporkan
scan
14/04/2012
Ini gimana sih, kok tentara maen pukul orang yg tidak bersalah kemana intelnya TNI kenapa bisa salah sasaran dimana2 orang yg abis melakukan kesalahan malahan ngumpet takut ketangkep. SBY harus turun tangan nih ganti aja Kepala stafnya.
Balas   • Laporkan
gagalterus
14/04/2012
Komnas HAM & KONTRAS itu cuma memusuhi pemerintah. Kalo pemerintah yg melakukan, Komnas HAM & Kontras teriak teriak teriak teriak sampe kedengeran di seluruh dunia. Tapi kalo yg melakukan bukan pemerintah, Komnas HAM & Kontras diaaaaaaaaammmm seribu bahas
Balas   • Laporkan
kucingliar
14/04/2012
seluruh anggota club motor jakarta bersatu dong, cari geng motor yang merusak kedamaian jakarta.mana aksimu,jangan cuma nongkrong-nongkrong doang!!
Balas   • Laporkan
kevin_carllos
14/04/2012
LSM HAM kayak KONTRAS pada kemana nih kok diem aja ada kejadian pelanggaran HAM berat spt ini...
Balas   • Laporkan
mahadewa | 15/04/2012 | Laporkan
YAH DIEM LAH..ORANG TNI AL KOK YNG SEGEROMBOLAN ITU..WALAUPUN JENDRALNYA TETAP MEMBANTAH...
Klungsu | 14/04/2012 | Laporkan
gak ada duitnya kaleee.......hahaha...
stamlie
14/04/2012
Pak Polisi mohon lakukan patroli disetiap sudut kota, dan siagakan team anti teror, jika ada informasi dari masyarakat tentang keberadaan geng motor, segera tembak ditembak saja jika melawan....
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com