METRO

Kronologi Penangkapan John Key

Sebuah tembakan disarangkan oleh petugas Polda Metro di kaki kanan John Key.

ddd
Sabtu, 18 Februari 2012, 03:24
Ilustrasi Penembakan
Ilustrasi Penembakan ( ANTARA/Andika Wahyu)

VIVAnews - Polisi menangkap John Key di Hotel C'One, Jakarta Timur, Jumat 17 Februari 2012. Dia diduga ditangkap karena kasus pembunuhan bos PT Sanex Steel Indonesia. Yang jelas, dia dilumpuhkan dengan sebuah tembakan di kaki sebelah kanan.

Adik sekaligus pengacara John Key, Tito Refra membeberkan kronologi penangkapan sang kakak itu. Penangkapan berlangsung antara pukul 20.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. "Waktu itu saya lagi duduk di restoran hotel. Saya baru datang sekitar 5 menit sebelum kejadian," ujar Tito di RS Polri, Jakarta Timus, Sabtu 18 Februari 2012.

"Tiba-tiba saya lihat pintu pagar restoran ditutup semua, terus ramai mobil. Saya keluar dan bertanya ada apa? Dibilang ada Jhon Key di sini, tapi saya tidak lihat ada kakak saya di sini."

Lantas, tiba-tiba saja seorang perwira menengah berinisial H dari Polda Metro berlari ke dalam. "Saat itu saya lihat ada sekitar 100 polisi." Tito sendiri mengaku bingug dan tidak mengerti alasan penangkapan ini terkait kasus apa.

Setelah polisi menyerbu ke dalam hotel, baru Tito melihat sosok John Key yang tengah berlari dari kejaran polisi. John lari ke sebuah kamar. "Saya lupa kamar berapa dan lantai brapa," ujar Tito. "Tapi saya sempat dengar Pak Wadir Krimum Polda, Nico Afinta telpon, bilang jangan diapa-apakan."

Karena kaget, Tito menyusul kakaknya. Namun upayanya dihalang-halangi oleh polisi. "Terus saya dengar bunyi sekali tembakan. Posisinya H masuk ke dalam kamar sama anak buahnya. Saya yakin yang menembak adalah H karena dari gayanya nanya yang tadi," kata Tito.

Tak lama setelah bunyi letusan itu, Tito menyaksikan sang kakak dibawa polisi dengan dipapah. Terlihat pula, kaki John Key diborgol. "Saya tanya, kenapa ditembak oleh salah seorang polisi, kata polisi tersebut, ia ditembak karena melawan," ujarnya. "Saya tidak yakin karena dia sendirian."

Tak banyak kata yang keluar dari mulut John Key. Dia hanya berkata kalau kaki kanannya kena tembak. "Setelah itu dia dibawa ke Polda, kita tanya ke polisi ini untuk penangkapan apa? Tapi semua masih tutup mulut. Infonya karena kasus pembunuhan bos PT Sanex Steel Indonesia," kata dia. (umi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
charles.setyawan
23/02/2012
hidup FPI.pak SBY berantas semua preman termasuk preman berdasi INDONESIA damai tanpa PREMAN
Balas   • Laporkan
wisnu2306
20/02/2012
Hati2 Pengalihan Isu kasus Demokrat
Balas   • Laporkan
zuhar
19/02/2012
tito refra knp pengacara kalau sepak terjang kakaknya yang preman malag di belain, gmn negeri ini kalau kayk gini
Balas   • Laporkan
gazibu
18/02/2012
Salah tembak,harusnya bagian atasnya aja biar beres
Balas   • Laporkan
mimemute
18/02/2012
yg kaya gini baru di berangus jgn malah fpi... coba mentri pembangunan indonesia timur kerja woi... kerja... kerja... kerja... kerja... kasian mrk cari duit pake naruli hukum rimba... yg serem yg berkuasa... kalau singa sih bagus ini kan orang...?
Balas   • Laporkan
cintra
18/02/2012
kalo gak ada mereka ini mana mungkin orang mau bayar hutang . . . hmmm susah juga ya
Balas   • Laporkan
rudi.rosady1
18/02/2012
kalau emang bersalah proses stuntas tuntasnya
Balas   • Laporkan
setiyo_mdr
18/02/2012
eeh, john key itu siapa sih...., jagoan????. bukan la yau...klo sukanya maen kroyokan....jagoan itu satu lwn satu. Tapi bgmn pun polisi harus bertindak proporsional n profesional gak usah lebay. Klo bener salah harus diproses dan klo tdk bersalah hrs beba
Balas   • Laporkan
san6jawara
18/02/2012
Sikat habis sampai mampus Preman dr timur, hidup cm buat onar sj.
Balas   • Laporkan
h.budy
18/02/2012
jangan tembak kakinya pa polisi, kepala sama dadanya aja.
Balas   • Laporkan
san6jawara | 18/02/2012 | Laporkan
betul, langsung sj kepalanya, bangsa ini gak butuh orang seperti dia, yg sok jagoan, gitu ditangkap polisi memblei juga tuh mental. Mampus!


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com