TUTUP
TUTUP
METRO

Sopir Xenia Maut Terima Dirinya Dihujat

Afriyani hanya bisa pasrah menerima tragedi yang dianggapnya sebagai musibah itu.
Sopir Xenia Maut Terima Dirinya Dihujat
Afriyani Susanti, pengemudi Daihatsu Xenia maut  (tvOne)

VIVAnews - Pengacara Apriyani Susanti, Efrizal mengatakan kliennya mengaku bersalah dalam kecelakaan di Jalan Ridwan Rais, Tugu Tani, Jakarta Pusat. Afriyani hanya bisa pasrah menerima tragedi yang dianggapnya sebagai musibah itu.

"Dia sudah pasrah. Afriyani bilang ini sudah diatur Tuhan," kata Efrizal saat berbincang dengan VIVAnews.com, Minggu 29 Januari 2012.

Afriyani pun bersedia menerima apa pun hukuman yang akan dijatuhkan kepadanya itu. "Apapun hukumannya saya jalani, saya sudah pasrah," kata Efrizal menirukan kliennya. Efrizal menambahkan, Afriyani selalu menangis usai diperiksa oleh penyidik di Polda Metro Jaya.

Menurut dia, Afriyani beberapa kali melihat pemberitaan terkait dirinya di televisi saat diperiksa penyidik. Saat melihat berbagai berita tentang dirinya dan korban kecelakaan itu, Afriyani langsung syok.

Efrizal menambahkan, kliennya juga menyadari jika beberapa kalangan memberikan hujatan karena menewaskan sembilan orang dalam tragedi itu.

"Dia tahu dan memahami itu. Makanya, kita sebisa mungkin menjauhkan dia dari berita-berita seperti itu. Makanya dia diisolasi," ujar Efrizal. "Kita hanya beritahu dia sekedarnya saja. Daripada melihat berita terus syok, malah mempersulit pemeriksaan."

Afriyani telah seminggu mendekam di tahanan Narkoba Polda Metro Jaya. Dia dijerat dengan pasal berlapis terkait Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, ia terancam hukuman enam tahun penjara dan denda Rp 12 juta.

Selain ditetapkan sebagai tersangka kasus kecelakaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa manusia, Afriyani dan tiga orang temannya yang berada di dalam mobil juga kini menjadi tersangka Narkoba. Keempatnya dikenakan pasal  127 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkoba dan Obat-obatan terlarang. Karena saat mengendarai mobil, hingga akhirnya menabrak dan menewaskan sembilan pejalan kaki, Afriyani sedang dalam pengaruh narkoba. Begitu juga dengan tiga rekannya. (sj)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP