METRO

Blokir Tol Jakarta-Cikampek, Buruh Minta Maaf

Massa hanya terlihat tidur-tiduran, berorasi, mengibarkan bendera, sambil berteriak.
Jum'at, 27 Januari 2012
Oleh : Ismoko WidjayaErik Hamzah - Bekasi
Aksi demo buruh di jalan tol Jakarta-Cikampek

VIVAnews - Ruas jalan tol Jakarta-Cikampek di Km 24.400 seperti lautan buruh. Ratusan ribu buruh menutup jalan tol dari arah Cikampek dan Jakarta. Kemacetan lebih dari sekitar 12 kilometer. Demonstran meminta maaf.

"Kami meminta maaf kepada pemilik kendaraan yang terjebak kemacetan. Sekarang, kalau mau protes jangan ke buruh. Tapi kepada pemerintah dan Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia)," kata Koordinator Demonstran Forum Serikat Pekerja Metal Indonesia, Sasa Syaifuddin, di ruas tol Jakarta-Cikampek, Jumat 27 Januari 2012.

Menurut Sasa, aksi dilakukan agar pemerintah tidak tutup mata dan berpihak kepada buruh. Buruh, kata dia, sudah tidak percaya lagi kepada Apindo.

"Apindo sudah dua kali melanggar kesepakatan untuk mencabut gugatan," kata Sasa yang juga aktivis Buruh Bekasi Bergerak ini. Aksi demo lautan buruh ini dilakukan dengan tuntutan agar keputusan Gubernur Jawa Barat tentang Upah Minimum Kabupaten Bekasi dikabulkan.

Demo buruh dipicu kemenangan Apindo Kabupaten Bekasi pada Kamis kemarin 26 Januari 2012 di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung. Dalam amar putusan, Majelis Hakim memerintahkan agar Gubernur Jawa Barat merevisi SK UMK tahun 2012. Upah buruh batal naik 30 persen menjadi Rp1.491.000.

Demo besar-besaran ini diikuti ratusan ribu buruh. Peserta demo buruh tidak hanya berasal dari karyawan-karyawan perusahaan dari tujuh kawasan industri di Kabupaten Bekasi. Buruh-buruh yang bekerja di perusahaan di luar kawasan industri juga turun ke jalan.

Demo blokade jalur tol Jakarta-Cikampek ini membuat ruas tol gemuk itu lumpuh total. Ruas tol sepanjang sekitar 2 kilometer diduduki demonstran dari kedua arah. Massa hanya terlihat tidur-tiduran, berorasi, mengibarkan bendera, sambil meneriakkan tuntutan. (umi)

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found