METRO

Lagi, Pemerkosaan di Angkot Jakarta

Pelaku memukul benda keras ke kepalanya. Korban tak sadarkan diri.

ddd
Minggu, 22 Januari 2012, 12:01
Demo perempuan menolak pemerkosaan.
Demo perempuan menolak pemerkosaan. (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)

VIVAnews - Kasus pemerkosaan di dalam angkutan kota kembali terjadi. Seorang mahasiswi sekolah kebidanan berinisial JM diperkosa oleh pria tak dikenal di dalam angkot C01 jurusan Ciledug - Kebayoran Baru.

Menurut Rizal, teman JM, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 20 Desember 2012 sekitar pukul 21.00 WIB. "Waktu itu korban ingin ke rumah saudaranya di Pamulang, Tangerang," ujar dia, Minggu 22 Januari 2012.

JM menaiki lalu angkot C01. Di dalam angkot itu sudah ada lima laki-laki, 4 penumpang dan satu sopir. "Korban melihat di dalamnya ada lima orang pria termasuk sopir," ujar Rizal.

Berdasarkan pengakuan JM kepada Rizal, ketika dalam perjalanan, tiba- tiba saja salah satu dari penumpang di dalam angkot tersebut memukulkan benda ke kepala JM. "Korban dipukul pakai suatu benda di kepala belakang sebelah kiri," ujar Rizal.

Seketika, JM langsung terkulai lemah tidak sadarkan diri. "Korban lalu merasa tubuhnya diangkat oleh orang lain dan saat itu diperkosa di jalan, tepatnya di dekat Pasar Kebayoran Lama," ujar Rizal.

Menurutnya, lima laki- laki tersebut memperkosa JM, namun JM tidak melawan karena ia sudah lemas. "Ia sudah tidak bisa apa- apa, setengah pingsan ketika itu," ujar Rizal.

Setelah diperkosa secara bergiliran, menurut Rizal, JM kemudian diturunkan dari angkot tepat di pinggir rel kereta Kebayoran Lama."Setelah korban diperkosa. Pelaku meninggalkan begitu saja korban di pinggir rel kereta," kata Rizal.

Setelah diturunkan di pinggir rel, akhirnya JM pulang kerumahnya dengan menaiki taksi. "Dia akhirnya pulang sendiri pakai taksi ke rumahnya. Tidak ada barang-barang yang hilang dari korban, jadi dia bisa pulang naik taksi," kata Rizal.

JM akhirnya melaporkan tindakan ke lima orang laki- laki bejat tersebut ke Mapolres Jakarta Selatan, saat ini korban masih menjalani pemeriksaan intensif di Unit Perempuan dan Perlindungan anak Polres Jakarta selatan.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
rakyat_kecil
23/01/2012
Di negara yang Berketuhanan Yang Maha Esa ini dengan penduduknya sebagai pemeluk agama Islam terbesar di dunia sayang penuh dengan tindakan korupsi, pemerkosaan, perampokan, pencurian dll perbuatan yg tidak sesuai dengan azas negara & agama. Apa yg salah?
Balas   • Laporkan
wongsumber
22/01/2012
klo ini bukan sprti yg dikatakn bang napi... tp emang udah di niatin pelaku...
Balas   • Laporkan
benzema | 23/01/2012 | Laporkan
ya sdh risiko yg punya vag1na hehee.....
mickymouse
22/01/2012
DISINI SINGAPORE ATAU DI EUROPE cewek2 juga pake mini dan kalo udah musim panas pake bikini naik angkot,tp nggak ada masalah apa2. Padahal disini negara yg menganut paham kebebasan,sedang diindo yg baru keliat paha dikit aja udah di demo.Moralnya?
Balas   • Laporkan
azzupai | 23/01/2012 | Laporkan
baru" ini di eropa,ingin naik kereta bawah tanah di haruskan hanya memakai cd,baik lelaki ato wanita tapi aman aja,dasar indo baru liat paha dah piktor,padahal mau gw bawa ke eropa tu orang
penonton1 | 23/01/2012 | Laporkan
kalo di negara lain manusia dan binatang dah jelas bedanya, kalo di indo binatang dah baur dengan manusia, susah bedain
benzema | 23/01/2012 | Laporkan
kasihan yg punya vag1na bro hahaha.........
wongndesa
22/01/2012
anak akbid dimana mana emang menggoda...
Balas   • Laporkan
benzema | 23/01/2012 | Laporkan
vag1na mmg sangat menggoda bro
fmanalu
22/01/2012
kata bg napi,"kjahatan trjadi bkn hnya karena ad niat plkuny,tpi jg krena ad ksmpatan". bukan ingin mmbela yg salah,tpi jngn katakan 'bukan rok kami yg slah'. sedialah payung selum hujan. waspadalah,waspadalah!!
Balas   • Laporkan
dest | 22/01/2012 | Laporkan
heehhee,, itu foto hanya ilustrasi aja loh bukan kejadian dari berita ini.. emang si pemerkosa dasarnya bejad aja, apalagi ada beberapa orang gitu dan sampai dipukul segala.
wongndesa | 22/01/2012 | Laporkan
ini orang, taunya pake rok. ketipu gambarnya ya. gambarnya mah ga nyambung
zuhar
22/01/2012
Mohon Pak Jaksa Dan Pak Hakim ketok palu pelaku pemerkosaan apalagi di angkot dihukum mati aja sbagai shock terapi, kalau tdk ya abis keluar tahanan akan di ulang lagi, gmn kalau itu terjd pada anak pak hakim dan pak jaksa dan pak polisi
Balas   • Laporkan
penonton1 | 23/01/2012 | Laporkan
anak pak hakim, pak jaksa n pak polisi yg terhormat tak layak naek angkot. Ada supir dan mobil mewah.
dennizviva
22/01/2012
udahhh,,utk para wanita tua muda TIDAK USAAH NAEK ANGKOOT LAGII..biarrr kapoookkk tuu
Balas   • Laporkan
wisnu_wibowo
22/01/2012
ente smua!!parah!! uda jelas di dlm angkot uda ada 5 cowok,..uda jelas direncanain n niat!!kebetulan aja korban JM naek,..klo yang diperkosa EMAK loe,.bilang apa loe??!!!!!
Balas   • Laporkan
sofyan.hidayat3 | 22/01/2012 | Laporkan
wwoooooo,,
benzema | 22/01/2012 | Laporkan
udah jelas dlm angkot ada 5 cowok kenapa korban masih nekad naik??? malam2 lagi
nugelo1990
22/01/2012
anak anak sekarang ya memang suka pamer tubuh, belahan dada di nampakan lah, ketiak tak di tutup lah, pake rok super pendek lah, kalo di tegur sama ortu katanya ikut jaman, weeeyyy susah anak jaman sekarang.
Balas   • Laporkan
otoytea
22/01/2012
Bingung juga yang salah siapa, yang merkosa, atau ceweknya yang selalu memakai pakian minim dan sexy. Abg2 sekarang tau sendiri, keluar rumah pake celana super pendek, paha kemana2 tapi di pegang ga boleh,"BOLEH DILIHAT TIDAK BOLEH DIPEGANG"
Balas   • Laporkan
benzema | 22/01/2012 | Laporkan
itu namanya mau menang sendiri!


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com