METRO

Pelaku Bakar Diri Seorang Mahasiswa?

"Kalau cuma percobaan bunuh diri kenapa harus di depan istana. Ia protes kepada penguasa."
Kamis, 8 Desember 2011
Oleh : Eko Huda S, Luqman Rimadi
Aksi Solidaritas Bakar Diri

VIVAnews - Ketua Komisi IX DPR RI, Ribka Tjiptaning menjenguk pria yang melakukan aksi bakar diri di depan Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu 7 Desember 2011. Menurut politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu, kunjungannya ini tidak direncanakan sebelumnya.

"Saya sekalian check up dan menjenguk yang terbakar tadi malam, ini dadakan tidak direncanakan," ujar Ribka di RSCM, Jakarta, Kamis 8 Desember 2011. Ribka datang seorang diri pada pukul 11.50 WIB. Dia mengenakan baju batik.

Ribka menilai aksi nekat pria tersebut dilakukan bukan karena alasan biasa. Menurut dia, pasti ada alasan tertentu yang harus diusut lebih dalam. "Aku lihat ada dua kemungkinan, karena kejenuhan rakyat terhadap pemimpinnya," katanya.

Dia mengatakan, seseorang tidak akan nekat membakar diri di depan Istana jika hanya sekedar beralasan untuk bunuh diri. "Kalau cuma percobaan bunuh diri kenapa harus di depan istana. Ia protes kepada penguasa," ujar Ribka. "Ini ada sesuatu yang harus di gali lebih panjang,"

Ribka juga mengaku sempat bertanya kepada pria itu saat membesuknya. Ribka bertanya, "apakah kamu mahasiswa?". Lantas, kata Ribka, pria yang tergolek di ranjang itu menganggukkan kepalanya.

Entah benar atau tidak pengakuan Ribka yang mengatakan pria ini bisa menganggukan kepala saat dia tanya. Pasalnya, kondisi pria yang melakukan aksi bakar diri ini sedang kritis.

Alat bantu nafas diberikan dokter untuk meningkatkan harapan hidup bagi pria itu. Meski sempat sadar, tapi dokter membuatnya tidak sadar untuk membantu kerja alat bantu nafas.

"Sekarang sudah dibuat tidak sadar, untuk membantu bernafas," kata Dirut RSCM, Prof Akmal Taher, Kamis, 7 Desember 2011.

Kondisi terakhir pria nahas itu pada umumnya masih  buruk. Ada masalah lain seperti sistem jantung dan pembuluh darah, dan itu masih diperbaiki. Luka bakar sekitar 97-98 persen dan sulit dikembalikan. Saat ini pria itu masih menjalani perawatan di ruang isolasi khusus luka bakar.

Sebelumnya, Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengungkapkan, bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sudah tahu ada aksi bakar diri di depan Istana Presiden, Jakarta. Menurut dia, beberapa saat setelah kejadian, Presiden meminta polisi berkoordinasi dengan rumah sakit. (umi)

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found