METRO

Galian, Macet Parah Sudirman Hingga 2012

Saat SEA Games, proyek saluran air di Sudirman akan dihentikan sementara.

ddd
Jum'at, 21 Oktober 2011, 17:41
Kemacetan di Jalan Sudirman
Kemacetan di Jalan Sudirman (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)

VIVAnews - Pengguna jalan yang biasa melintas dari arah Thamrin menuju Sudirman dan Blok M diminta untuk bersabar. Kemacetan di wilayah itu memang makin bertambah karena ada proyek crossing saluran air di jalan itu. Hanya satu ruas yang dapat digunakan.

Kemacetan bahkan sudah terjadi sejak kawasan Dukuh Atas. Saat memasuki kawasan Bursa Efek Indonesia (BEI) pengguna jalan diminta untuk bersabar, karena kemacetan akan bertambah parah.

Tingginya volume kedaraan saat jam pulang kantor atau jam sibuk, membuat kawasan ini sangat semrawut. Bahkan kemacetan terjadi hingga malam hari. Sudah sejak sepekan ini pembangunan saluran di Jalan Sudirman memang kerapa menyebabkan kemacetan bertambah.

Disampaikan Wakil Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Novizal, target proyek saluran air di kawasan Thamrin dan Sudirman akan selesai pada pertengahan Desember. Tapi target ini dipastikan mundur, karena saat pelaksanaan SEA Games 11-22 November 2011, pengerjaan saluran air ini akan ditunda dan dilajutkan kembali setelah Sea Games selesai.

"Kalau sesuai kontrak selesainya pertengahan Desember. Tapi selama SEA Games kegiatan dihentikan dulu, setelah itu baru dilanjut lagi," katanya, Jumat 21 Oktober 2011.

Menjelang memasuki musim hujan, pembenahan saluran air untuk mempercepat terjadinya genangan air memang sedang dikejar Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta. Cuaca ekstrem yang terjadi di Jakarta tidak sebanding lurus dengan sarana drainase yang ada. Akibatnya terjadi genangan yang meluas dan berdampak pada kemacetan.

Salah satunya yang sedang dikebut adalah proyek pengerjaan crossing saluran air di Jalan Sudirman dan Thamrin.

Saluran ini akan tembus hingga Kali Cideng serta sebelah selatan halte busway. Saluran ini dianggap mampu mengatasi genangan di Jalan Thamrin dan sekitarnya. Dari Kali Cideng, air kemudian akan dipompa menuju ke Banjir Kanal Barat (BKB).

Pengerukan Kali Cideng dan memiringkan elevasinya juga dilakukan agar air lebih cepat mengalir dan mampu menampung volume air dalam jumlah besar. (adi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com