TUTUP
TUTUP
METRO

Soal Perkosaan dan Rok Mini, Foke Minta Maaf

"Saya minta maaf, bahwa pernyataan saya sebelumnya yang rawan salah tafsir."
Soal Perkosaan dan Rok Mini, Foke Minta Maaf
Fauzi Bowo (kiri) naik Bus TransJakarta (Antara/ Puspa Perwitasari)

VIVAnews - Pernyataan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo saat menanggapi sejumlah kasus pemerkosaan di angkutan kota memantik kontroversi. Foke menuding rok mini menjadi salah satu penyebabnya.

Ini yang dia katakan di Balai Kota, Jumat kemarin, 16 September 2011: "Bayangkan saja kalau orang naik mikrolet, orang yang duduk di depannya pakai rok mini. Agak gerah juga, kan? Kalau orang naik motor pakai celana pendek, ketat lagi, bayangin aja. Itu yang ikut di belakangnya, bisa goyang-goyang."

Terkait pernyataannya itu, Fauzi Bowo meminta maaf. "Saya minta maaf, bahwa pernyataan saya sebelumnya rawan salah tafsir. Saya sama sekali tidak bermaksud melecehkan kaum perempuan. Saya justru mengutuk aksi pemerkosaan tersebut. Pelaku harus dihukum seberat-beratnya," demikian dinyatakan Fauzi dalam rilis yang diterima VIVAnews.com, Sabtu, 17 September 2011.

Foke--nama akrab Fauzi--mengatakan maraknya tindak kriminal di angkot belakangan ini memang memprihatinkan banyak pihak. Pasalnya, kejahatan itu mengincar kaum perempuan.

Dia menambahkan pelaku harus dihukum berat sesuai hukum yang berlaku. "Sistem kemanan dan pengamanan akan ditingkatkan. Ini akan menjadi catatan kami," imbuhnya.

Ditambahkan olehnya, Pemprov DKI akan membahas masalah keamanan ini dengan jajaran Musyawarah Pimpinan Daerah. (kd)

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP