METRO

FPI: Insiden Makassar Bisa Terjadi di Jakarta

"Kami bergerak karena pemerintah tidak peka."

ddd
Senin, 15 Agustus 2011, 13:25
Massa FPI
Massa FPI (www.japanfocus.org)

VIVAnews - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Front Pembela Islam (FPI) Jakarta Habib Salim tidak menyalahkan tindakan FPI Makassar yang melakukan pengrusakan beberapa warung makan di Makassar, Sulawesi Selatan.

Habib Salim mengatakan bahwa yang apa dilakukan angggota FPI itu sudah benar karena warung yang dirusak itu nekat tetap buka pada saat umat Islam tengah menjalankan ibadah puasa. Menurutnya itu adalah suatu tindakan yang merusak akidah.

"Jelas-jelas itu tindakan yang merusak akidah, mengganggu umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa," ujar Habib Salim saat berbincang dengan VIVAnews.com, Senin 15 Agustus 2011.

Ia juga mengatakan, semestinya pemerintah daerah setempat lebih merespon apa yang terjadi di sana.

"Harusnya Pemerintah lebih peka dong. Kami bergerak karena pemerintah tidak peka", ujar Habib.

Hingga saat ini, kata dia,  FPI Jakarta terus memantau apakah masih ada tempat hiburan malam atau yang sejenisnya yang tetap beroperasi di bulan Ramadan. "Masih ada satu atau dua yang bandel. Kami terus monitoring apakah mereka menjalankan perda yang sudah ditetapkan," terang dia.

Sementara Habib mengungkapkan kalau pemerintah Jakarta tidak bisa menegakkan aturan pelarangan tempat hiburan malam saat puasa, maka tidak menutup kemungkinan insiden seperti di Makassar juga terjadi di Jakarta.

"Kalau pemerintah DKI Jakarta tidak bisa tegas, bukan tidak mungkin Jakarta akan seperti di Makassar," demikian Habib Salim.

Pengrusakan dilakukan saat puluhan anggota FPI Sulawesi Selatan menggelar razia terhadap warung-warung makan yang buka siang hari. Aksi tersebut dimulai dari Masjid Al-Markaz Al-Islam, Jumat 12 Agustus 2011. Kemudian menyisir sejumlah jalan-jalan protokol di Makassar.

Pantauan di lapangan, jalan pertama yang didatangi adalah AP Pettarani Makassar. Di tempat ini, massa FPI menutup paksa setidaknya tiga warung makan, yakni Coto Zul, Coto Selerata dan Sop Ubi Lasinrang. (eh)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
ww
26/08/2011
FPI......(Front Penghianat Indonesia)......di bubarkan aja...Habib nya di asingkan aja di daerahnya OPM (PAPUA)biar di bantai ........MAMPUUUUUSSSS!!!!!!!
Balas   • Laporkan
shaad
21/08/2011
wahai yang masih merasa umat nabi Muhammad .mari jalankan aqidaah tanpa harus marah2 dan keras hati....anak kecil aja tau bulan puasa ngga boleh marah2... apalagi menzolimi, rumah makan dan orang makan minum itulah godaannya.
Balas   • Laporkan
antonius
19/08/2011
orang jualan halal kali buat cari duit lebaran.. pemerintah emang kagak punya gigi.. taunya korupsi doank..
Balas   • Laporkan
wiradinatha
19/08/2011
si Habib otaknya bukan dikepala tapi didengkul.....
Balas   • Laporkan
crispyy
16/08/2011
yg lg puasa aja blm tentu tergoda melihat warung makan yg buka di siang hari...ehhh anda FPI malah tergoda untuk melakukan kekerasan di bulan puasa ini yg dimana bulan ini seharusnya penuh pengampunan dan introspeksi diri..eleh2...blegug maneh bib!!!
Balas   • Laporkan
ryukai
16/08/2011
FPI semoga kalian diberikan petunjuk seterang-terangnya.. jika kurang terang juga, mungkin nanti bisa ditambahin terangnya sama api neraka..
Balas   • Laporkan
rudi.suhitna
16/08/2011
Apakah ini arti Ibadah Bulan Suci Ramadhan itu? Berpuasa utk dihormati dan dihargai orang lain? Naif sekali....
Balas   • Laporkan
NKRI
16/08/2011
Lha? aneh nih FPI. yah kalo puasa, puasa aja.. Jangan sampe anarkhis toh... Ga ada guna klen puasa, FPI, kalo tindakan klen sama aja dengan orang-orang barbar!!
Balas   • Laporkan
gracell
16/08/2011
Bagi umat muslim yang puasa ya selamat berpuasa.... umat non muslim kan tidak berpuasa jadi sah2 saja klo ada warung/ rumah makan yg buka.... Kalo tidak kuat berpuasa ya tidak usah berpuasa!!!! Minta dihormati tapi tdk mau menghormati... PAYAH!!!!
Balas   • Laporkan
cah_jowo unuk2
16/08/2011
untuk saudara2 ku kaum muslimin beberapa ayat dan hadits yang menunjukkan pentingnya sikap lembut dalam dakwah. 1- Firman Allah Taala kepada nabi Musa q dan nabi Harun q : {43} Pergilah kamu berdua kepada Fir'aun, sesungguhnya dia telah mala
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id