TUTUP
TUTUP
METRO

Puasa, Produksi Sampah Mal Meningkat

Diperkirakan volume sampah mencapai puncaknya saat malam takbiran.
Puasa, Produksi Sampah Mal Meningkat
Sampah di Jakarta (ANTARA/Yudhi Mahatma)

VIVAnews - Selama Ramadan, tingkat konsumsi masyarakat meningkat. Begitu juga aktivitas ekonomi di pusat perbelanjaan seperti mal. Tingginya tingkat konsumsi membuat volume sampah di pusat perbelanjaan Jakarta melonjak.

Tingginya volume sampah saat puasa dan lebaran terjadi setiap tahun.  Untuk mengatasi permasalahan itu, Suku Dinas Kebersihan Jakarta Selatan telah menyiagakan 800 personel kebersihan di 10 kecamatan untuk menanggulangi permasalahan sampah.

"Memang tingkat konsumsi di bulan puasa ini meningkat. Di mal pun produksi sampah naik sekitar tiga persen," kata Kepala Sudin Kebersihan Jakarta Selatan Amir Sagala di Jakarta.

Amir memperkirakan volume sampah mencapai puncaknya saat malam takbiran. Selain itu, kertas koran yang digunakan jamaah shalat Idul Fitri juga menyumbang tumpukan sampah. "Banyak sampah kertas koran, terutama usai shalat Idul Fitri, dan kami harus segera membersihkannya," tambah dia.

Secara keseluruhan, sampah di Jakarta Selatan yang akan diangkut diperkirakan mengalami kenaikan 4-5 persen. Pihaknya menyiapkan 130 unit mobil sampah untuk mengangkut menuju tempat pembuangan akhir (TPA) Bantar Gebang selama 24 jam. "Normalnya volume sampah di Jakarta Selatan 5.200 meter kubik perhari, saat ini perharinya antara 5.500 hingga 5.600 meter kubik," jelasnya.

Menurut Amir, wilayah yang diperkirakan menjadi tempat penumpukan sampah saat malam takbiran yaitu, Pancoran, Pasarminggu, Kebayoranbaru, dan Kebayoranlama.

"Sedangkan saat Idul Fitri, sampah bisa terdapat di lapangan terbuka dan masjid yang mengadakan shalat Idul Fitri, seperti di Masjid Al Azhar Jalan Sisingamangaraja, dan juga Taman Ayodya," ujar Amir. (umi)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP