METRO

Video Porno, Polres Bogor Kumpulkan Mucikari

Polres Bogor juga akan mengecek sejumlah villa di Bogor dan Puncak.

ddd
Selasa, 5 Juli 2011, 00:15
Ilustrasi pasangan
Ilustrasi pasangan (dok. Corbis)

VIVAnews - Polres Bogor Jawa Barat bakal memanggil  sejumlah mucikari yang ada di wilayah Bogor terutama di kawasan puncak, Kabupaten Bogor, untuk mengungkap kasus video porno telah beredar di  masyarakat Bogor tersebut.

Hal itu diungkapkan Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Bogor, Ajun Komisaris Polisi, Imron Hermawan di Bogor, Senin, 4 Juli 2011. "Jadi hingga saat ini, kasus video porno tersebut masih belum terungkap," katanya.

Imron mengatakan, untuk mengungkap kasus video porno tersebut, jajaran Reskrim Polres Bogor juga akan mengecek  sejumlah villa di kawasan Bogor dan puncak.

Namun, untuk memudahkan upaya pengungkapan kasus tersebut, Polres Bogor mengaku akan memanggil  para mucikari di Bogor untuk mempercepat membongkar kasus video porno. Fokus pengejaran aparat polisi kali ini adalah para pelaku yang berjumlah lebih dari satu orang tersebut.

Imron mengakui, pihaknya sangat kesulitan untuk mengungkapkan video porno yang telah beredar tersebut. Alasannya, aparat kepolisian belum mengetahui identitas pelaku dan lokasinya pembuatan video porno tersebut.

Sebelumnya, Kapolres Bogor Ajun Komisaris Besar Polisi  Hery Santoso mengatakan pihaknya telah mengantongi ciri-ciri dan identitas pelaku pemeran video mesum yang kini beredar Bogor. Meski begitu polisi belum melakukan penangkapan.

Menurut Hery, saat ini penyidik tengah melengkapi alat bukti dengan mencari lokasi pembuatan video mesum itu. Polisi melakukan pelacakan lokasi pesta seks itu ke sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor. "Video itu dibuat sekitar dua minggu yang lalu," ujar Hery Santoso, Minggu malam 3 Juli 2011.(Laporan: Ayatullah Humaeni | Bogor, umi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
B Koes
28/09/2011
Bila mucikari bisa dipanggil dikumpulkan berarti ada datanya. Lantas, mengapa yg dipersoalkan hanya soal video, sementara perjinahan yg juga jelas tampak didepan mata karena jelas mucikarinya, dibiarkan...??? Sebuah kemunafikan yg nyata...!
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com