METRO

Terburuk, Pelayanan Publik di Menteng

Rata-rata pelayanan publik kecamatan di Jakarta masih buruk.

ddd
Jum'at, 24 Juni 2011, 21:34
Kawasan Menteng tergenang akibat hujan
Kawasan Menteng tergenang akibat hujan (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Ombudsman Republik Indonesia memberikan rapot merah kepada penerapan standar pelayan publik di Jakarta. Hasil temuan Ombudsman menyatakan hampir semua Kecamatan di Jakarta belum memiliki dan menerapkan standar pelayanan publik secara optimal seperti diamanatkan UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

Demikian disampaikan oleh Ketua Ombudsman RI, Danang Girindrawardana, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat, 24 Juni 2011.

Danang menuturkan, sistem dan prosedur yang ditampilkan beberapa Kecamatan di Jakarta masih bersifat sektoral untuk jenis pelayanan tertentu. Tidak menyeluruh untuk semua jenis pelayanan yang diselenggarakan Kecamatan.

Bahkan, tambah dia, sistem dan prosedur yang telah adapun belum sepenuhnya dilaksanakan secara konsisten. "Tingkat kepekaan dan responsifitas petugas penyelenggara pelayanan pada kantor Kecamatan masih tergolong rendah, termasuk menyediakan dalam menyediakan fasilitas khusus bagi kelompok rentan," ujarnya.

Menurut Danang, di 42 Kecamatan Jakarta, belum tersedia sarana pengaduan seperti kotak pengaduan, petugas pengelola pengaduan, mekanisme pengelolaan pengaduan, dan dokumentasi pengaduan. "Sehingga fungsi layanan pengaduan tidak terlaksana," tuturnya.

Berdasarkan hasil rangkuman penilaian pada 42 Kecamatan di Jakarta itu, Menteng merupakan kecamatan dengan nilai pelayanan paling rendah diantara lainnya. Padahal, Menteng termasuk salah satu kawasan hunian elit di ibu kota. "Lima kecamatan dengan nilai terendah adalah Menteng, Cilincing, Tanjung Priok, Cakung dan Pademangan," ujarnya.

Sedangkan, lanjut dia, lima kecamatan dengan peringkat terbaik diantaranya Ciracas, Cilandak, Kalideres, Cipayung, dan Grogol Petamburan. Penilaian ini tersebut, menurut Danang didasarkan oleh beberapa faktor. "Dari 42 Kecamatan hanya tiga Kecamatan yang memperoleh nilai bagus yaitu Ciracas, Cilandak dan Pasar Rebo," katanya.

Menanggapi laporan ini, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Fadjar Panjaitan mengaku akan segera melakukan perbaikan atas penilaian buruk terhadap sistem pelayanan di Jakarta ini. "Ini akan kami jadikan bahan evaluasi, Insyaallah dalam kurun waktu enam bulan akan ada perubahan," katanya.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com