METRO

Kronologi Penembakan Polisi di Bekasi

Dugaan sementara pelaku hendak merampok di Toko Ongko Mulyo.

ddd
Rabu, 1 Juni 2011, 11:24
Senjata api
Senjata api (ANTARA/Syaiful Arif)

VIVAnews - Anggota Polres Bekasi Kota, Ajun Inspektur Dua Sugiyantoro tewas seketika setelah diberondong senjata api saat patroli di Jalan Raya Mess AL, Kampung Raden, Jatiranggon, Jatisampurna, Bekasi, Rabu dini hari 1 Juni 2011.

Bagaimana itu terjadi? Kapolres Bekasi Kota, Komisaris Besar Imam Sugianto mengatakan, peristiwa itu bermula saat korban yang merupakan anggota satuan ranmor Polres Bekasi Kota, dan tujuh anggota lainnya tengah melakukan patroli rutin dipimpin Ajun Inspektur Satu Nono di Telkom Jatiasih menuju Jatiluhur ke arah Kranggan.

Begitu sampai di Jalan Raya Kampung Raden, anggota melihat ada Toyota Innova warna hitam diparkir dengan posisi mencurigakan.

Saat itu Ajun Inspektur Dua Sugiantoro dan Brigadir Kepala M Nuh mencoba mendekati, tiba-tiba pelaku langsung melepaskan serentetan tembakan ke arah korban dan temannya dengan senjata laras panjang. "Sugiyantoro tewas seketika setelah peluru menembus bagian bawah mata kanan dan kepalanya," ungkap dia. Jenazah langsung dibawa ke RSU Jatisampurna.

Kemudian aksi brutal pelaku, langsung dibalas Brigadir Agus Imran, Brigadir Ali, dan Brigadir Ade Abdul Rahman yang juga ikut menembak ke arah pelaku. Namun,  senjata laras pendek yang digunakan polisi hanya mampu mengenai kaca-kaca mobil pelaku. "Diduga sementara pelaku hendak merampok di Toko Ongko Mulyo, tapi ternyata aksinya lebih dulu diketahui oleh anggota," kata dia.

Dugaan itu, tambah Imam, berdasarkan analisa posisi kendaraan yang dibawa pelaku, diparkir dengan posisi membelakangi toko dan bagian depan mobil menghadap ke jalan.

Saat ini polisi terus melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diduga berjumlah lima orang itu. Pelaku berhasil kabur menggunakan Toyota Innova hitam ke arah Cibubur menuju Jatiwarna, Jonggol. Sedangkan nomor polisi belum teridentifikasi. "Anggota sempat menembaki kaca mobil, dan mengejar dengan motor tapi kehilangan jejak," jelas dia. Laporan: Erik Hamzah | Bekasi (adi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
edi
07/08/2011
makanay jadi polisi jagan petantang petentenng emang cuma dia yg punya pestol
Balas   • Laporkan
Cemy
21/07/2011
rumah saya di keranggan juga pernah disatroni perampok pak, kata warga sekitar daerah situ memang rawan perampokan, dimohon bpk poisi yg sdng piket juga melintasi arah rmh sakit jati sampurna. Tetap SEMANGAT PAK POLISI..!!!
Balas   • Laporkan
opick
02/06/2011
Kalau mmg rawan perampokan,seharusnya Bpk2 Polisi kalau patroli harus siap dgn senjata laras panjangnya dunk..dan selalu harus waspada.Turut berduka cita atas meninggalnya anggota Polri... Tetap semangat POLRI !!!
Balas   • Laporkan
rahmad30
01/06/2011
Di daerah itu memang sering terjadi perampokan, pencurian dan pembegalan, yg sering adalah pencurian motor n rmh. Mudah2 an Polri dpt menangkap hingga bs membongkar jaringannya klo bs sering2 patroli, dan sy turut berduka atas tertembaknya anggota Polri.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com