METRO

Banjir, Jalan Gunung Sahari Lumpuh

Genangan air berada tepat di depan WTC Mangga Dua setinggi 20 sampai 50 cm.

ddd
Selasa, 15 Februari 2011, 17:02
Banjir rob di jalan Gunung Sahari, Jakarta
Banjir rob di jalan Gunung Sahari, Jakarta (ANTARA/Yudhi Mahatma)

VIVAnews -- Akibat tergenang banjir sedalam 20 hingga 50 centimeter, Jalan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara, lumpuh total, Selasa 15 Februari 2011. Genangan air itu, akibat hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Senin 14 Februari 2011 kemarin.
 
Pantauan di lokasi, genangan air berada tepat di depan WTC Mangga Dua. Jalan yang tergenang sepanjang 200 meter dengan kedalaman sekitar 20 hingga 50 cm.

Akibat genangan ini, kendaraan yang melintas menuju Ancol atau Jalan Gunung Sahari, terpaksa melintas di jalur Bus Trans Jakarta, karena jalur tersebut lebih tinggi sehingga genangan air lebih rendah.
 
Terjadi antrian panjang kendaraan yang membuat lumpuh akses Jalan Gunung Sahari, tepatnya di depan WTC Mangga Dua. Kemacetan arus lalu-lintas terjadi dari arah Pasar Baru menuju ke Ancol, dan dari Jalan RE Martadinata menuju ke Jalan Gunung Sahari.

"Macet banget, Pak, mungkin bisa mencapai 2 kilometer lebih," kata Surya (35) salah satu pengemudi mobil yang terjebak macet menuju ke Jalan Gunung Sahari.
 
Ditengah kemacetan terdapat mobil dengan pipa yang melakukan penyedotan air. Air yang tergenang di jalan tersebut dibuang ke kali Ciliwung yang berada di depan WTC Mangga Dua.

Namun upaya antisipasi tersebut terhenti, karena ketinggian air di kali Ciliwung sudah setara dengan jalan, akibatnya air kembali lagi menggenangi jalan tersebut.
 
Selain di Jalan Gunung Sahari, genangan setinggi 20 cm juga menggenangi Jalan Lodan, Pademangan, Jakarta Utara. Genangan tersebut menutup akses jalan RE Martadinata menuju Pelabuhan Sunda Kelapa, dan dari Sunda Kelapa menuju ke Kampung Bandan. Akibat genangan setinggi 20 cm itu, jalan tersebut tak bisa dilintasi kendaraan, terutama kendaraan roda dua.
 
Sementara Lurah Ancol, Fredy Setiawan mengatakan, Jalan Lodan memang merupakan langganan genangan jika terjadi rob atau hujan lebat. Pasalnya lanjut Fredy, Jalan Lodan kondisinya lebih rendah dibanding Kali Ancol yang mengalir disisinya.

"Kalau Kali Ancol meluap, pastinya Jalan Lodan akan terendam," kata Fredy, Selasa 15 Februari 2011.
 
Dijelaskan Fredy, pemerintah pusat telah melakukan penanggulangan genangan dengan membangun pompa air, atau pintu air di sisi Selatan Kali Ancol atau tepatnya di depan Hotel Alexis, namun pembangunan tersebut hingga saat ini belum selesai. "Kalau pembangunan pompa air selesai, dipastikan Jalan Lodan terbebas dari genangan," tambah Fredy.

Laporan: Arnes Ritonga| Jakarta Utara



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com