METRO

Warga Plumpang Merasa Didzalimi Foke

Selama ini, sebagian warga Tanah Merah mengantongi identitas Cilincing, Jakarta utara.

ddd
Rabu, 15 Desember 2010, 17:30
Demo warga
Demo warga (ANTARA/Fanny Octavianus)

VIVAnews - Warga Tanah Merah, Plumpang, Jakarta Utara, merasa telah dimanfaatkan kepentingan pemerintah selama mendiami rumah mereka.

Meski tinggal di Plumpang, selama puluhan tahun ini, warga memiliki identitas kependudukan atas nama daerah Cilincing. Saat pemilu juga selalu ada TPS di daerah mereka.

Keluhan itu disampaikan salah satu warga RT 06 RW 08 kelurahan Tanah Merah, Plumpang, bernama Sukarmo.

Selama ini, yang menjadi tuntutan warga hanya KTP sesuai domisili tempat mereka tinggal. Sukarmo misalnya, yang telah tinggal selama 22 tahun, hingga kini belum memiliki KTP.

"Alasan DKI tanah itu belum resmi, padahal di sana sudah ada RT/RW binaan, selama ini kami merasa dizalimi," ujar Sukarmo saat aksi di depan gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu 15 Desember 2010.

Ribuan warga Tanah Merah menyesali janji Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, pada saat kampanye menjanjikan akan meresmikan status kependudukan mereka.

"Dia hanya mau mengambil suara kami, pas jadi gubernur lupa. Waktu kampanye dia janji muluk bilang masalah kependudukan akan kita resmikan," ungkapnya.

Dalam pemilihan kepala daerah dan presiden lalu, warga tanah merah menggunakan KTP dengan alamat Bendungan Melayu, Cilincing, Kemayoran, namun tetap ada TPS atas nama daerah Tanah Merah.

"Ini kan jadi membingungkan kami, setelah dipikir-pikir ini mencurigakan," tuturnya. (adi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id