TUTUP
TUTUP
METRO

Jalan Antasari Akan Macet Selama Setahun

Pembangunan jalan layang Antasari dimulai, dan saat pemasangan pondasi akan macet total.
Jalan Antasari Akan Macet Selama Setahun
Pembangunan Pondasi Fly Over (Vivanews/Nurcholis Anhari Lubis)

VIVAnews - Pembangunan jalan layang non tol di ruas Jalan Antasari-Blok M telah dimulai sejak 22 November 2010 kemarin. Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta menargetkan pembangunan ini rampung dalam waktu dua tahun, sebelum proyek Mass Rapid Transit (MRT) dimulai.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta, Ery Basworo mengatakan, bahwa selama pembangunan ini, kemacetan puncak akan terjadi selama satu tahun pada saat pembangunan pondasi.

Target pembangunan pondasi akan selesai dalam waktu satu tahun, dan berlanjut dengan pengerjaan bagian atas. "Keadaan lalu lintas di bawah Insya Allah akan baik-baik saja," ujar Ery di kantor Dinas PU DKI Jakarta, Kamis 25 November 2010.

Selama pengerjaan jalan layang ini, masyarakat diimbau untuk menghindari kawasan jalan Antasari, Prapanca, Iskandarsyah, dan Patimura.

Ada beberapa jalan alternatif yang bisa digunakan untuk menghindari kemacetan seperti Jalan Bangka menuju ke Jalan Tendean, atau bisa pula melaju di Jalan Fatmawati.

Pengerjaan bored pile akan dilakukan malam hari di Jalan Antasari dan setengah jalan akan ditutup dari pukul 22.00 hingg 05.00 WIB, agar siang hari kondisi lalu lintas kembali normal.

"Harus kerjasama dengan Dishub dan Polda untuk masalah lalulintas. Selama pembangunan pasti macet, tapi mau tidak mau jalan layang ini harus dibuat agar kemacetan berkurang," paparnya.

Pembangunan jalan layang non tol Antasari-Blok M akan ditangani lima kontraktor. Pengembang pertama akan menangani Jalan Antasari dengan biaya sebesar Rp 309 miliar, Kontraktor kedua menangani Jalan Cipete Utara sebesar Rp245 miliar, yang ketiga Lapangan Mabak dengan biaya Rp245 miliar, yang keempat Jalan Prapanca Rp243 miliar, dan kelima menangani Taman Brawijaya dengan biaya Rp246 miliar.

Pembangunan jalan layang non tol Antasari-Blok M ini akan dimulai dari Pasar Inpres Cipete, Cipete Utara, Prapanca, Lapangan Mabak, dan berakhir di Jalan Patimura. Rencananya, dalam proyek ini juga akan dibangun underpass di bawah jalan Trunojoyo sepanjang 314 meter.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP