METRO

6 Korban Pelecehan Paskibra Akan Buka Mulut

Keterangan ini akan disampaikan para korban di Komisi Perlindungan Anak Indonesia KPAI).

ddd
Jum'at, 1 Oktober 2010, 14:10
 
  (Dokumen sumber)

VIVAnews - Anggota Paskibra DKI Jakarta angkatan 2010, yang diduga menjadi korban kekerasan dan pelecehan seks dalam pelatihan Paskibra akan buka mulut terkait kejadian yang menimpa mereka.

Keterangan ini akan disampaikan para korban di Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Jumat 1 Oktober 2010  sekitar pukul 16.00 WIB.

Menurut salah satu orangtua korban, Loreen Neville Djunaidi, kesaksian ini dilakukan untuk mengklarikasi keterangan sejumlah orangtua lain yang mengakui bahwa kejadian itu tidak pernah ada.

Sebanyak enam anggota Paskibra angkatan 2010, akan menyampaikan mengenai apa yang mereka alami dalam pelatihan di kompleks Lembaga Pendidikan Kader Gerakan Pramuka Tingkat Nasional, Cibubur, Jakarta Timur, pada awal Juli lalu.

"Akan membantah pernyataan orangtua yang menfitnah. Ada empat putri dan dua pria yang akan bicara," ujar Loreen kepada VIVAnews.com.

Loreen kembali menegaskan bahwa yang dialami anak-anak mereka benar adanya. Terkait hal itu, seluruh anak yang menjadi korban siap menjalani tes kebohongan kepada polisi.

Sebelumnya pada Senin 27 September 2010 lalu, sejumlah orangtua mendatangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Mereka mengklarifikasi kejadian kekerasan dan pelecehan seks yang menimpa anak mereka.

Para orangtua juga menuding pernyataan Ketua KPAI, Hadi Suseno kepada media sebagai pembohongan publik. Karena pernyataan itu dikeluarkan tanpa melakukan konfirmasi dan mencari informasi kepada mereka terlebih dahulu.

Atas tuduhan itu, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Hadi Suseno mengatakan, yang disampaikan KPAI sudah berdasarkan pengaduan, bukti, dan hasil investigasi sendiri, maupun dari PPI.

"Kami juga ada gambar, dokumen juklak dan juknis. Lagi pula Disorda dalam hal ini telah mengaku kecolongan," ujarnya.

Kasus pelecehan seks dan kekerasan di Paskibra mencuat setelah orangtua korban melapor ke Polda Metro Jaya. Sejauh ini polisi telah meminta keterangan para korban. Namun, polisi belum memeriksa terlapor dalam kasus ini. (adi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
PINTAR
19/10/2010
Kekerasan dan pelecehan di Kasus paskibraka ternyata sudah mnjadi tradisi dri tahun ke tahun. Baru tahun ini kasus-kaus tersebut di BONGKAR. Kenapa PPI rajin utk menutupi kasus tersebut? Yg terlibat adalah BINLAT PELATIHNYA. Mana berani anggota senior2 me
Balas   • Laporkan
ichanfay
11/10/2010
harus di klarifikasikan dengan tegas, dan yang bersalah harus di hukum tegas !! mereka anak-anak bangsa yang terpilih kok di gituin sih!!! parah!!!
Balas   • Laporkan
DWI
08/10/2010
MAJU TERUS ANAK2, UNGKAP KEBENARAN. KAMI PERCAYA KOK! KALO ADA DEMO KAMI TURUN UTK BANTU KALIAN.
Balas   • Laporkan
Ianpu_EL_Cules
01/10/2010
ceritakan sejujur jujurnya karena kebenaran pasti akan menang... jangan takut karena banyak yang akan membelamu...
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id