METRO

Ketua FPI Bekasi Tersangka Baru Kasus HKBP

Murhali ditetapkan sebagai tersangka karena dianggap melakukan penghasutan.

ddd
Rabu, 15 September 2010, 14:44
Murhali Barda, Ketua DPW FPI Bekasi
Murhali Barda, Ketua DPW FPI Bekasi (Facebook Murhali Barda)

VIVAnews - Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya menetapkan Ketua Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam Bekasi, Murhali Barda, sebagai tersangka dalam insiden pemukulan dan penusukan terhadap jemaat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP).

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Boy Rafli Amar, status Murhali ditingkatkan menjadi tersangka mulai hari ini. Murhali ditetapkan sebagai tersangka karena dianggap melakukan penghasutan atau provokasi terhadap masyarakat.

"Dia dijadikan tersangka karena penghasutan. Dijerat Pasal 160, 170, 351, 335 yo 59 KUHP," ujarnya, Rabu 15 September 2010.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menetapkan sembilan tersangka berinisial AF, DTS, NN, KN, HDK, HDN, ISM, PN dan KA. Jumlah tersangka bertambah setelah penetapan status terhadap Murhali.

Ketua Pimpinan Wilah Bekasi Front Pembela Islam itu sendiri datang ke Polda Metro Jaya kemarin sore didampingi Ketua Bidang Advokasi FPI, Munarman dan Sekjen FPI, Sobri Lubis ke Polda Metro Jaya.

Kedatangan Murhali atas inisiatif dan sikap gentlemen untuk mengklarifikasi ke Polda Metro Jaya karena selama ini FPI disebut sebagai yang bertanggungjawab atas peristiwa penganiayaan Pendeta HKBP Pondok Timur Indah Bekasi, Luspida Simanjuntak dan anggota Majelis HKBP Hasian Lumbantoruan Sihombing.

Sementara itu, pertemuan antara Kapolda Metro Jaya, Irjen Timur Prodopo, bersama dengan dengan Gubernur Jawa Barat, Heryawan, dan Walikota Bekasi, Muchtar Muhammad, telah dimulai. 

Hadir juga beberapa pejabat seperti, Pangdam Jaya, Mayjen Marciano Norman, Dirjen Bimas Kemeneg Nazaruddin Umar, dan beberapa tokoh muspida Kota Bekasi.(ywn)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
Ali
26/09/2010
Islam yang mayoritas selalu di tindas, di fitnah, di hasut sama yang minoritas ...Minoritas dasar ga tau diri mau nya seenaknya.......bikin makar terus
Balas   • Laporkan
Seren
21/09/2010
ustad yg ternyata pembunuh pendeta http://www.facebook.com/profile.php?id=1591536696&ref=ts silahkan di liat isi wallnya, banyak rakyat bodoh yg mendukung pembunuhan itu
Balas   • Laporkan
searen
21/09/2010
ajaran kristen adalah KASIH sdgkan islam ngak ada kasih,..?
Balas   • Laporkan
BCL
19/09/2010
buat adi_boscha, lu pikir Ariel itu Non Muslim? Coba lihat siapa yang bisnis maksiat? TKI di Saudi habis diperkosa sama nafsu buas orang arab...maksiat? pake otak lhu...apa yang sudah dilakukan orang Islam di negeri ini? nggk ada dan nol besar...
Balas   • Laporkan
Rhefa
17/09/2010
FPI memank sllu bertindak anarkis membuat masyarakat tidak nyaman sebaiknya pemerintah harus bertindak tegas jangan hanya bicara saja tapi dgn tindakan yang nyata..!!!!
Balas   • Laporkan
aris
17/09/2010
tampilkan berita yang berimbang.... kasus kekerasan contohnya penusukan dll pasti ada sebabnya..saya tidak sepakat dengan kekerasan tapi tampilkan apa sebabnya, jangan akibatnya saja..
Balas   • Laporkan
ianto
17/09/2010
semoga fpi dibubarkan, awalnya katanya mengutuk keras aksi penusukan, setelah terbukti anggotanya terlibat skrg malah memojokkan. alibinya kampungan banget pula
Balas   • Laporkan
miftaful yusuf
16/09/2010
yang mendukung FPI berbuat semena2 sperti = SETAN ....tidak perlu diperdebatkan lagi..
Balas   • Laporkan
iindra | 17/09/2010 | Laporkan
sebenarnya mereka sudah kehilangan akal untuk membela diri, Topeng Sudah terbuka siapa sebenarnya mereka, MANUSIA-MANUSIA BARBAR, KAMPUNGAN...!!!
Cardo
16/09/2010
negara ini adalah negara humun, dan melarang masyarakat atau organisasi di dalamnya melakukan main hakim sendiri, apapun alasanya ITU SALAH.. apa lagi mengancam jiwa orang lain,,ITU LEBIH SALAH,,
Balas   • Laporkan
adi_boscha
16/09/2010
ane dukung tetep dukung FPI karena yg takut ISLAM bangkit dinegri mayoritas adalah umat nasrani dan penyelenggara bisnis maksiat...maju terus FPI tiada perjuangan tanpa rintangan dan ini hanyalah rintangan kecil...Insya Allah kita menang
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id