TUTUP
TUTUP
METRO

Antisipasi Macet Saat MRT Dikerjakan

MRT tahap I sepanjang 15,5 kilometer ini ditargetkan beroperasi 2015 atau 2016 mendatang.
Antisipasi Macet Saat MRT Dikerjakan
Subway, salah satu moda angkutan mass rapid transit (MRT) (www.urbanrail.net)

VIVAnews – PT Mass Rapid Transit (MRT) telah memperhitungkan dampak kemacetan yang kemungkinan timbul saat proyek pembangunan tahap I rute Lebak Bulus – Bundaran Hotel Indonesia (HI) berjalan.

MRT tahap I sepanjang 15,5 kilometer ditargetkan dapat beroperasi pada 2015 atau 2016 mendatang. Rute ini merupakan bagian dari Koridor Selatan-Utara dari Lebak Bulus-Kampung Bandan sepanjang 21,7 kilometer.

Kepala Humas PT MRT, Manpalagupta Sitorus, Senin, 30 Agustus 2010, menyebutkan beberapa antisipasi kemacetan yang akan dilakukan. Antara lain, katanya, melebarkan ruas jalan sepanjang proyek atau ruas jalan alternatif.

Selain itu, lanjut Manpalagupta, persimpangan-persimpangan jalan yang akan terlewati proyek juga akan dibenahi, misalnya dengan cara mengurangi konflik lalu-lintas di titik itu.

“Kemudian, kami juga akan menertibkan hambatan samping, lalu, pengalihan arus melalui penutupan jalan oleh petugas yang disiapkan di sana,” kata Manalagupta.

Manalagupta yakin dampak lalu lintas yang kemungkinan timbul selama proyek MRT dikerjakan akan tertangani dengan baik. Sebab, katanya, pembangunan proyek ini melibatkan para ahli yang memiliki pengalaman matang dalam membangun sistem MRT di berbagai kota besar dunia.

Apalagi, kata dia, PT MRT Jakarta bersama Dinas Perhubungan Jakarta bertanggung jawab untuk mengendalikan dampak kemacetan yang mungkin timbul itu.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP