METRO

Tujuh Ruas Jalan di Jakarta Barat Dilebarkan

Di antaranya Jalan Raya Joglo (Taman Alfa Indah-Perumahan Mega Kebon Jeruk).

ddd
Rabu, 5 Mei 2010, 08:51
Perbaikan jalan
Perbaikan jalan (VivaNews/ Nurcholis Anhari Lubis)

VIVAnews - Untuk mengatasi masalah kemacetan sekaligus sebagai program unggulan, tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat berencana melebarkan tujuh ruas jalan. Hal tersebut dilakukan, lantaran selama ini, ruas jalan itu mengalami penyempitan atau bottle neck (leher botol).

Tujuh ruas jalan yang akan dilebarkan itu adalah Jalan Raya Joglo (Taman Alfa Indah-Perumahan Mega Kebon Jeruk), Jalan Kembangan Raya (depan kantor Walikota Jakarta Barat-persimpangan JORR W1), Jalan Panjang (jalur lambat Kedoya Raya-Jalan Daan Mogot), Jalan Kembang Kerep, Jalan Inspeksi Kali Krukut, Jalan Brigjen Katamso (Jalan Tali Taya-KS Tubun, dan Jalan Mangga Besar (jalur lambat sisi selatan).

Kepala Suku Dinas Pekerjaan Umum (PU) Jalan Jakarta Barat Yusmada Faizal menjelaskan dari tujuh ruas jalan itu, Jalan Kembangan Raya dan Jalan Joglo Raya mendapat prioritas utama. Sebab, kata Yusmada, tahun 2009 lalu, pembebasan lahan untuk pelebaran Jalan Kembangan Raya sudah dilakukan dengan menggunakan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) sebesar Rp 64 miliar. Namun, karena terbentur masalah waktu yang terbatas, pembebasan baru bisa dilakukan sebesar 40 persen.

Saat ini, kata Yusmada, Jalan Kembangan Raya lebarnya hanya mencapai 8 meter. Rencanaya, lebar jalan ditambah menjadi 26 meter. "Lahan yang sudah dibebaskan segera diamankan,” ujar Yusmada Faizal yang dikutip dari situs pemerintah Jakarta, Rabu 5 Mei 2010.

Sementara untuk pelebaran Jalan Joglo Raya, katanya, hingga kini belum sampai pada tahap pembebasan. Rencananya, baru dilakukan rintisan pembebasan terhadap lahan jalan tersebut.

Selain itu, Jalan Inspeksi Kali Krukut sisi timur sepanjang 2,6 kilometer juga akan dilebarkan. Menurut Yusmada, kondisi jalan itu saat ini banyak yang belum tembus. Hingga saat ini, terdapat empat titik jalan yang terpenggal dengan total panjangnya mencapai hingga 900 meter. Upaya terhadap jalan yang sudah dibebaskan, katanya, akan diperlebar lagi menjadi 12 meter. "Selain itu, tahun ini juga ada program inventarisasi,” kata Yusmada.

Untuk peningkatan jalan dengan konstruksi beton, peningkatan trotoar, serta pemeliharaan berat atau layer hotmix, tahun ini pihaknya mendapat kucuran dana sebesar Rp 69,019 miliar. Namun Yusmada mengakui dana tersebut belum bisa secara optimal menangani permasalahan jalan yang menjadi kewenangannya di Jakarta Barat. 9np)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
oceaania
02/01/2011
Pemprov DKI, dari RT,RW, Kel, Kec, Walikota, BPN, Gubernur. tunaikan janji dengan mempermlagiudah warga JOGLO mengurus surat-surat tanah, jangan ada potongan/pungli sana-sini. Janganlah cuci tangan setelah menerima sumbangan "sukarela" warga.
Balas   • Laporkan
Ose Kamandanu
02/01/2011
Pelebaran jalan raya joglo, rakyat sdh berkorban dengan membebaskan tanahnya sesuai NJOP tidak harga pasaran, rakyat sdh rugi krn "dipaksa" untuk menjual. Ditambah potongan sana sini dengan istilah "sukarela"
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com