METRO

Paspampres Itu Minta Izin Nikahi Mia Maret

Prajurit Satu LH telah diserahkan Paspampres ke Detasemen Polisi Militer.
Selasa, 2 Februari 2010
Oleh : Arfi Bambani Amri, Nur Farida Ahniar
HUT Paspampres : Mayjen. Marciano Norman

VIVAnews - Mia Pragawati (22), wanita yang ditemukan telah menjadi mayat di dekat pintu gerbang Ancol 29 Januari 2010, diduga dibunuh kekasihnya seorang personel Pasukan Pengamanan Presiden berinisial Prajurit Satu LH. LH yang berusia 26 tahun saat ini sudah diamankan Detasemen Polisi Militer Tangerang.

Komandan Paspampres, Mayor Jenderal Marciano Norman, menyatakan, LH diserahkan untuk diproses lebih lanjut karena terindikasi terlibat. "Yaitu LH telah mengajukan proses pernikahan yang telah diberikan izin pada bulan depan," kata Marciano di Istana Cipanas, Jawa Barat, Selasa 2 Februari 2010.

Marciano menjelaskan, ketika nama Mia Pragawati muncul di media, berdasarkan file Paspampres, sang korban adalah calon istri LH. "Dari situ dilakukan pendalaman, kuat pelaku adalah yang bersangkutan, lalu kami menyerahkan ke polisi militer," ujarnya.

Mayat Mia ditemukan di saluran air dekat pintu masuk Dunia Fantasi (Dufan) Taman Impian Jaya Ancol Jakarta Utara pada 29 Januari 2010. Mayat ditemukan sudah membusuk dan bayinya telah keluar dari kandungannya.

Pelaku diduga pacar korban, oknum anggota TNI dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) berpangkat Prajurit Satu, berinisial LH.  “LH adalah orang terakhir yang berhubungan dengan korban,” jelas sumber itu, Selasa 2 Februari 2010.

Pelaku nekat membunuh Mia, karena didesak bertanggung jawab atas kehamilan korban. Bahkan, pelaku sempat ketahuan telah memiliki kekasih lain. "Karena korban terus mendesak untuk bertanggung jawab, pelaku akhirnya nekat membunuhnya. Pembunuhan itu diduga dilakukan malam hari di sekitar Ancol," ujarnya.

TERKAIT
    TERPOPULER
    File Not Found